ARAHBICARA.COM – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi mendorong penguatan kerja sama organisasi profesi dalam mendukung pembangunan keluarga. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Sukabumi.

Rakercab ini menjadi wadah bagi penyuluh KB untuk menyusun langkah kerja, sekaligus menyelaraskan kebijakan pusat dengan kebutuhan di lapangan.

Kepala DPPKB Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa IPeKB berperan penting sebagai ujung tombak pemerintah dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi dedikasi para penyuluh yang selama ini aktif mendukung program pembangunan keluarga di daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, IPeKB bukan hanya wadah organisasi, tetapi juga harus menjadi penggerak inovasi, pusat literasi, dan mitra strategis pemerintah berbasis data lapangan. Peran itu dinilai penting untuk menjawab tantangan seperti percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan reproduksi, hingga penguatan ketahanan keluarga di era digital.

Dalam arahannya, Kepala DPPKB menyampaikan beberapa poin utama yakni:
– Program kerja harus realistis, terukur, dan berdampak langsung, terutama dalam menurunkan angka stunting.
– IPeKB diharapkan memperkuat solidaritas profesi sebagai ruang kolaborasi dan berbagi solusi.
– Penyuluh KB perlu meningkatkan kapasitas digital, khususnya dalam pendataan dan pelaporan berbasis data mikro.
– Setiap penyuluh didorong melahirkan inovasi di wilayah binaan, termasuk pengembangan Kampung KB, DASHAT, dan program prioritas Kemendukbangga.

Rakercab ini diharapkan menghasilkan program kerja yang konkret dan aplikatif, serta memperkuat peran penyuluh sebagai garda terdepan dalam mewujudkan keluarga Sukabumi yang sejahtera.

“Visi Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah harus dimulai dari keluarga yang berkualitas,” tutupnya.

(Rsd).