ARAHBICARA.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus mengampanyekan pentingnya pengasuhan positif bagi anak. Melalui edukasi di berbagai platform, termasuk media sosial, DP3A mengajak orang tua membangun hubungan sehat dengan anak berbasis kasih sayang, bukan kekerasan.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, H. Agus Sanusi, mengatakan pola asuh positif menjadi kunci dalam mencetak generasi yang kuat secara mental dan sosial.
“Pengasuhan positif bukan tren, tapi kebutuhan. Anak-anak harus tumbuh di lingkungan aman, penuh cinta, dan penghargaan agar berkembang optimal,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Agus menjelaskan, pendekatan ini menekankan komunikasi baik antara orang tua dan anak serta penanaman nilai kehidupan tanpa kekerasan. Dengan pola asuh tepat, anak bisa tumbuh percaya diri, mampu mengelola emosi, dan bersosialisasi dengan baik.
DP3A menyoroti sejumlah manfaat pengasuhan positif, seperti meningkatkan disiplin tanpa kekerasan, mempererat hubungan orang tua-anak, dan mencegah perilaku menyimpang sejak dini.
“Peran orang tua sangat penting. Mulai dari memenuhi gizi, kesehatan, pendidikan, hingga membangun kedekatan emosional. Semua harus dilakukan dengan cara manusiawi,” tambahnya.
Ia mengingatkan, kekerasan fisik maupun verbal hanya meninggalkan dampak jangka panjang bagi perkembangan anak. Karena itu, orang tua diharapkan menjadi teladan dalam menyelesaikan masalah tanpa emosi berlebihan.
Melalui kampanye ini, DP3A berharap kesadaran masyarakat meningkat untuk menerapkan pola asuh ramah anak. Dengan begitu, generasi masa depan Sukabumi bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berkarakter kuat.
“Anak adalah investasi masa depan. Cara kita memperlakukan mereka hari ini akan menentukan kualitas bangsa di masa mendatang,” tandas Agus.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

