ARAHBICARA.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pemenuhan Indikator dan Implementasi Tatanan 3 Satuan Pendidikan Sehat, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Disdikbud Kota Sukabumi itu menjadi bagian dari upaya memperkuat program Kota Sukabumi Sehat melalui keterlibatan berbagai pihak di sektor pendidikan dan kesehatan.

Rakor dihadiri Kepala Disdikbud Kota Sukabumi Novian Restiadi, perwakilan Bappeda, Dinas Kesehatan, Bagian Kesra Setda Kota Sukabumi, Kementerian Agama Kota Sukabumi, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Jawa Barat, pengawas sekolah, organisasi pendidikan, Tim Penggerak PKK, hingga perwakilan sekolah dan Forum Kota Sukabumi Sehat (FKSS).

Ketua FKSS Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, mengatakan satuan pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk kebiasaan hidup bersih dan sehat di kalangan peserta didik.

Menurut dia, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga lingkungan yang mendukung pembentukan perilaku sehari-hari yang sehat.

FKSS mendorong penerapan sejumlah langkah di lingkungan sekolah. Salah satunya memperkuat peran Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) melalui pendampingan rutin dari puskesmas serta evaluasi berkala oleh pihak sekolah.

Selain itu, sekolah juga didorong menerapkan kawasan tanpa rokok dengan memasang rambu-rambu larangan merokok di sejumlah titik serta memastikan tidak ada promosi produk rokok di lingkungan pendidikan.

Program lain yang didorong adalah pembiasaan aktivitas sehat di sekolah, seperti senam ringan atau peregangan di sela kegiatan belajar, pengawasan kantin sehat, serta pengelolaan sampah dengan sistem pemilahan sejak dari ruang kelas.

FKSS juga mengajak sekolah melibatkan siswa sebagai duta kesehatan melalui organisasi seperti OSIS, PMR, maupun dokter kecil agar dapat mengajak teman-temannya menjalankan pola hidup sehat.

“Prinsip dasarnya adalah keteladanan, partisipasi aktif dan gotong royong, serta kepatuhan regulasi. Masa depan generasi Kota Sukabumi ditentukan oleh udara bersih yang mereka hirup di sekolah hari ini. Mari bersama mendongkrak nilai tatanan pendidikan melalui konsistensi dan keteladanan,” ujar Ranty.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Disdikbud Kota Sukabumi bersama para pemangku kepentingan berupaya menyamakan langkah dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang bersih, aman, nyaman, dan mendukung kesehatan warga sekolah.

Program ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan satuan pendidikan yang sehat di Kota Sukabumi.

(Rsd)