ARAHBICARA.COM – RSUD Jampangkulon melalui Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama tenaga kesehatan menggelar edukasi kesehatan bagi pasien rawat inap terkait bahaya Demam Berdarah Dengue (DBD). Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penyakit yang masih menjadi ancaman kesehatan di berbagai daerah.
Materi edukasi disampaikan oleh Asep Agung H., S.Kep., Ners. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan informasi mengenai penyebab, cara penularan, hingga langkah pencegahan DBD.
Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, mengatakan edukasi kesehatan menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam membantu masyarakat mengenali risiko penyakit yang dapat membahayakan keselamatan jiwa apabila tidak ditangani dengan baik.
“Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit infeksi akibat virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegypti. Penyakit ini berbahaya karena dapat memicu kerusakan pembuluh darah, penurunan trombosit drastis, hingga kematian,” ungkapnya, Kamis (15/10/2026).
Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai gejala dan pencegahan DBD perlu terus ditingkatkan agar kasus penyakit tersebut dapat ditekan.
Melalui kegiatan edukasi ini, pasien dan keluarga pasien diharapkan lebih waspada terhadap lingkungan yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD. Langkah sederhana seperti menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan genangan air dinilai penting untuk membantu mencegah penyebaran penyakit tersebut.
RSUD Jampangkulon terus mendorong kegiatan edukasi kesehatan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Selain memberikan pengobatan, rumah sakit juga berupaya menghadirkan informasi kesehatan yang bermanfaat agar masyarakat dapat lebih menjaga kondisi tubuh dan terhindar dari berbagai penyakit.
“Tetap jaga kesehatan ya Wargi,” kata dr. Lusi Apriani.
(Rsd)
