ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mendorong kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor kesehatan untuk meningkatkan layanan kesehatan sekaligus mengembangkan potensi Kota Sukabumi sebagai tujuan wisata kesehatan atau medical tourism.

Hal tersebut disampaikan Ayep saat menghadiri Grand Opening Klinik Pratama Holistic Doa Bangsa dan RAHO Club di Kota Sukabumi, Rabu (14/10/2026).

Menurut Ayep, kemajuan daerah memerlukan dukungan dari berbagai pihak yang bergerak dalam satu tujuan. Mulai dari dunia usaha, birokrasi, hingga regulasi yang mendukung iklim pembangunan.

“Pembangunan kota membutuhkan tiga unsur utama, yaitu dunia usaha yang berkomitmen dan amanah, birokrasi yang berintegritas dan adil, serta regulasi yang sehat dan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Ia mengatakan, ketiga unsur tersebut harus berjalan bersama agar program pembangunan yang direncanakan dapat memberi dampak bagi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Ayep juga mengungkapkan rencana pengembangan kawasan industri seluas sekitar 60 hektare dan kawasan perkotaan sekitar 70 hektare. Langkah tersebut disiapkan untuk membuka peluang investasi, menghadirkan lapangan kerja, dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain sektor ekonomi, Ayep melihat Kota Sukabumi memiliki peluang besar dalam pengembangan wisata kesehatan. Apalagi kota ini memiliki sejumlah fasilitas kesehatan serta nilai sejarah yang dapat menjadi daya tarik tersendiri.

Menurutnya, pengembangan layanan kesehatan yang didukung fasilitas memadai dapat menjadi nilai tambah bagi Kota Sukabumi di masa mendatang.

“Melalui keberadaan fasilitas kesehatan, rumah sakit bersejarah, serta pengembangan layanan kesehatan, Kota Sukabumi diharapkan mampu menjadi tujuan wisata yang tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga pelayanan kesehatan yang berkualitas,” katanya.

Peresmian Klinik Pratama Holistic Doa Bangsa dan RAHO Club menjadi salah satu bagian dari bertambahnya pilihan layanan kesehatan di Kota Sukabumi. Kehadirannya diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan sesuai kebutuhan.

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan ikut mendukung pengembangan ekosistem kesehatan daerah dengan tetap mengedepankan kualitas pelayanan, keamanan, dan keselamatan pasien.

Kegiatan grand opening itu turut dihadiri Ketua TP PKK Kota Sukabumi, mantan Menteri Kesehatan periode 2004-2009 Siti Fadilah Supari, pimpinan dan anggota DPRD Kota Sukabumi, unsur kewilayahan, pimpinan rumah sakit dan klinik, perwakilan perbankan, pelaku usaha, tokoh masyarakat, serta insan kesehatan.

(Rsd)