ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) Online Tahun 2026 di Ruang Pertemuan Setda Kota Sukabumi, Kamis (8/10/2026). Kegiatan tersebut digelar untuk mendukung pengukuran tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan pemerintah.
Bimtek diikuti kepala perangkat daerah, camat, lurah, direktur rumah sakit, kepala puskesmas dan UPTD, serta kepala sekolah tingkat SD, SMP, dan TK. Kegiatan juga dihadiri perwakilan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB).
Dalam sambutannya, Bobby Maulana mengatakan pemerintah daerah perlu mengetahui secara langsung bagaimana penilaian masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Menurutnya, informasi tersebut menjadi bahan penting untuk memperbaiki kualitas layanan publik.
Ia melihat perkembangan teknologi dan media sosial membuat masyarakat semakin mudah menyampaikan berbagai keluhan maupun masukan. Berbagai persoalan yang disampaikan mulai dari layanan administrasi, kondisi infrastruktur, penerangan jalan, pasokan air, hingga kebutuhan pelayanan lainnya.
Karena itu, pemerintah daerah perlu memberikan respons yang cepat dan sesuai dengan kondisi yang terjadi di lapangan.
Bobby mengatakan hasil Survei Kepuasan Masyarakat harus mampu menggambarkan kondisi pelayanan secara nyata. Berdasarkan hasil survei manual tahun 2025, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kota Sukabumi berada di angka 87,29 atau kategori B. Sementara pada Semester I Tahun 2026, nilai IKM meningkat menjadi 90,00 yang masuk kategori A atau sangat baik.
Pemerintah Kota Sukabumi telah menerapkan SKM Online sepanjang Januari hingga Desember 2026. Program tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih cepat dan akurat mengenai kualitas pelayanan di setiap perangkat daerah.
Menurut Bobby, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PAN-RB, Bagian Organisasi Setda Kota Sukabumi, serta seluruh pihak yang ikut mendukung pelaksanaan Bimtek SKM Online.
Bobby berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kemampuan para operator dalam mengelola survei kepuasan masyarakat sehingga hasil yang diperoleh dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan pelayanan.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para operator semakin memahami pengelolaan SKM Online sehingga hasil survei dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Bobby.
Dengan adanya SKM Online, Pemerintah Kota Sukabumi berharap pelayanan publik di berbagai sektor dapat terus berkembang, lebih mudah dipantau, serta semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
(Rsd)
