ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi melaksanakan kegiatan profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari penerapan sistem merit dan manajemen talenta, Selasa (1/9/2026). Profiling ini ditargetkan menjangkau sekitar 800 ASN dalam empat hari, mulai dari pejabat tinggi pratama hingga fungsional ahli muda dan madya.

Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi H Ayep Zaki. Dalam laporannya, Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayat menyebutkan bahwa profiling merupakan tindak lanjut penerapan manajemen talenta.

“Pelaksanaan ini memiliki target sekitar 60 orang, tetapi Kota Sukabumi dapat melaksanakan secara mandiri sehingga targetnya dapat mencapai sekitar 800 orang,” ungkap Taufik.

Hasil profiling nantinya menjadi dasar pengembangan karier ASN, pemetaan potensi, serta penyusunan pola karier sesuai kebutuhan organisasi. Perwakilan BKN Regional III mengapresiasi komitmen Pemkot Sukabumi dalam pengelolaan ASN, termasuk aspek kedisiplinan yang dinilai baik.

Dalam arahannya, Wali Kota Ayep Zaki menegaskan pengelolaan ASN harus profesional dan bebas dari kepentingan politik maupun pribadi.

“Dalam pengangkatan dan promosi, kita harus menjauhkan dari aspek politis. Semua harus berdasarkan kinerja dan kompetensi,” tegasnya.

Ia menekankan prinsip the right man on the right place, yakni menempatkan ASN sesuai kompetensi dan potensi. Profiling disebutnya sebagai instrumen penting untuk mengetahui kemampuan ASN secara objektif.

Ayep juga mengingatkan ASN agar menjaga netralitas dan tidak terlibat politik praktis.

“ASN jangan berpolitik. ASN harus profesional dan memberikan ruang yang sebesar-besarnya untuk bekerja sesuai dengan tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Ia meminta birokrasi melakukan perubahan dari kebiasaan lama yang tidak sesuai tuntutan reformasi. Setiap kebijakan, kata dia, harus memiliki dasar hukum yang jelas.

“Kalau belum ada aturan mainnya, jangan dijalankan. Kita harus memastikan setiap kebijakan memiliki dasar hukum dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel karena anggaran merupakan milik masyarakat.

Dorong Birokrasi Adil dan Berkemajuan

Ayep menegaskan komitmen Pemkot Sukabumi untuk menegakkan nilai keadilan, kebenaran, dan kejujuran dalam pemerintahan. ASN diberi ruang mengembangkan karier, termasuk rotasi ke luar daerah, selama sesuai ketentuan.

“Kemanapun ASN bisa mengembangkan karier, termasuk rotasi keluar daerah, tidak akan saya persulit. Berikan yang terbaik untuk Kota Sukabumi,” ujarnya.

Ia berharap profiling ASN menjadi momentum memperkuat reformasi birokrasi dan melahirkan ASN yang kompeten, berintegritas, profesional, inovatif, dan produktif.

“Jadikan kegiatan ini sungguh-sungguh. Kita ingin membangun ASN yang profesional, memiliki kompetensi, berintegritas dan mampu memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan sinergi bersama BKN, Pemkot optimistis penerapan manajemen talenta berjalan baik dan mendukung cita-cita Sukabumi Emas 2035.

(Rsd).