ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menghadiri Gala Final Duta Baca Kota Sukabumi Tahun 2026 yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusipda) di Lantai 3 Gedung Dispusipda, Kamis (27/8/2026). Acara ini menjadi puncak rangkaian pemilihan Duta Baca Kota Sukabumi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengapresiasi seluruh finalis dan pihak yang terlibat. Para finalis sebelumnya telah melalui tahapan seleksi dengan menampilkan gagasan serta kepedulian terhadap budaya literasi di Sukabumi.
“Membaca harus melibatkan mata, telinga, dan hati. Hasil bacaan harus bisa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca bukan hanya soal buku, tetapi juga bagaimana kita mampu membaca masa depan,” ujar Ayep Zaki.
Ia menekankan bahwa budaya membaca perlu dimulai dari lingkungan pemerintah dan terus berkembang di masyarakat. Kebiasaan membaca diyakini dapat memperluas wawasan sekaligus membantu memahami perubahan zaman.
Wali Kota juga menyinggung perkembangan digitalisasi dan teknologi, termasuk pemanfaatan artificial intelligence (AI).
“Teknologi bisa membantu kita mencari informasi, tetapi hasilnya tetap harus dibaca. Tidak akan menjadi ilmu pengetahuan apabila tidak dibaca dan dipahami,” tambahnya.
Menurutnya, kemudahan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam membaca dan memahami informasi.
Melalui kehadiran Duta Baca, generasi muda diharapkan mampu mengajak masyarakat menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Duta Baca disebut sebagai penggerak yang memperkuat kebiasaan membaca sekaligus mendorong masyarakat mengolah informasi menjadi pengetahuan bermanfaat.
Gala Final Duta Baca Kota Sukabumi Tahun 2026 mengusung semangat “Satu Bacaan, Sejuta Cahaya” sebagai upaya memperkuat budaya literasi. Membaca tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga membantu masyarakat memahami perubahan dan menyiapkan generasi yang lebih baik di masa depan.
(Rsd)
