ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki meminta data Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sukabumi terhubung dengan Sukabumi Smart Artificial Intelligence (AI).
Integrasi data itu diharapkan memudahkan pemantauan kondisi PMI, termasuk ketersediaan stok darah, secara cepat dan real time.
Permintaan tersebut disampaikan Ayep saat menjadi pembina upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 PMI tingkat Kota Sukabumi di Grand Villa Yustik, Jumat (25/9/2026).
“Data PMI Kota Sukabumi 100 persen ditanam di Data Sukabumi Smart Artificial Intelligence. Sehingga data inilah yang akan ada di smart, sehingga kita akan mengetahui secara dini dan real time kondisi Palang Merah Indonesia Kota Sukabumi, termasuk stok darah,” kata Ayep.
Menurut dia, sistem tersebut dapat memuat berbagai informasi terkait PMI. Mulai dari jumlah darah yang masuk dan keluar setiap bulan, kegiatan organisasi, hingga data pelayanan kepada masyarakat.
Pemanfaatan teknologi itu juga diharapkan membuat pengelolaan data lebih cepat sekaligus mendukung pelayanan publik yang lebih efisien.
Dalam kesempatan tersebut, Ayep turut meminta PMI Kota Sukabumi memiliki peta jalan atau *roadmap* serta indikator kinerja yang jelas. Langkah tersebut diperlukan agar organisasi dapat mengikuti kebutuhan pelayanan kemanusiaan yang terus berkembang.
“Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen agar PMI semakin hadir, semakin dekat, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Ayep.
Ayep juga berbicara mengenai persoalan pengangguran dan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja.
Para pelajar, termasuk anggota Palang Merah Remaja (PMR), didorong membekali diri dengan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan kerja.
Ia juga mengajak pelajar yang nantinya telah menyelesaikan pendidikan untuk mencari informasi mengenai peluang menjadi Pekerja Migran Indonesia melalui Dinas Tenaga Kerja dengan tetap mengikuti prosedur yang berlaku.
Di hadapan anggota PMR, Ayep turut menceritakan pengalamannya mengikuti kegiatan serupa ketika masih menjadi pelajar. Menurut dia, aktivitas PMR memberikan pengalaman dalam membangun kepedulian terhadap orang lain.
“Kalau ada tugas dari Palang Merah Indonesia melalui pembina PMR-nya, semangat ya, adik-adik,” pesannya.
Ayep berharap peringatan HUT ke-81 PMI dapat menjadi dorongan bagi pengurus, relawan, dan generasi muda untuk terus terlibat dalam kegiatan kemanusiaan.
Peringatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kota Sukabumi Ranty Rachmatilah, Dewan Kehormatan PMI Kota Sukabumi, jajaran pengurus PMI, pengurus PMI tingkat kecamatan, relawan, KSR, PMR, Sibat, pelajar, serta mitra PMI.
(Rsd)
