ARAHBICARA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kabupaten Sukabumi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melakukan pengukuran unsur hara tanah di Laboratorium BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi pada 12 hingga 15 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan data pendukung pembangunan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Haerul Imam, mengatakan kegiatan tersebut menargetkan pengukuran lebih dari 350 sampel tanah yang dikumpulkan dari berbagai desa di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

“Kegiatan ini menargetkan lebih dari 350 sampel tanah yang berasal dari berbagai desa di 47 kecamatan di Kabupaten Sukabumi,” katanya, Kamis (15/10/2026).

Menurutnya, pengukuran dilakukan untuk mengetahui kandungan unsur hara dalam tanah sekaligus menggambarkan tingkat kesuburan lahan di berbagai wilayah. Hasilnya diharapkan menjadi bahan pendukung dalam penyusunan program pembangunan pertanian di Kabupaten Sukabumi.

“Kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi kandungan unsur hara tanah, mendukung pemetaan kondisi kesuburan tanah, serta menyediakan data ilmiah sebagai dasar perencanaan pembangunan pertanian dan penguatan ketahanan pangan daerah,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, tim menggunakan teknologi spectroscopy untuk membaca kandungan unsur hara dari setiap sampel tanah. Sampel ditempatkan pada alat pengukur, kemudian hasil pembacaan dikirim secara digital ke sistem basis data komputer untuk dianalisis lebih lanjut.

Haerul mengatakan kerja sama dengan BRIN diharapkan dapat memperkuat pemanfaatan riset dan teknologi dalam penyusunan kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Sukabumi.

“Melalui kolaborasi ini, BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi mendorong pemanfaatan teknologi dan hasil riset sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan pertanian yang lebih tepat sasaran, berbasis data, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Data yang diperoleh dari pengukuran tersebut nantinya dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah dalam menentukan langkah pengembangan sektor pertanian sekaligus mendukung upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Sukabumi.

Reporter: Cr
Redaktur: Rsd