ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi memprioritaskan penyelesaian masalah sampah dan perbaikan jalan untuk rencana pembangunan tahun depan. Hal ini disampaikan pimpinan daerah dalam rapat kerja perencanaan yang berlangsung di kantor badan perencanaan daerah setempat.

Pemerintah menilai penanganan kebersihan harus dimulai sejak dini dengan melibatkan anak-anak. Contoh dari luar negeri diterapkan agar warga terbiasa menjaga lingkungan dari rumah.

Selain kebersihan, peningkatan pendapatan daerah juga menjadi target. Pelayanan publik yang baik akan membuat warga lebih sadar dalam memenuhi kewajiban pajak mereka.

Badan perencanaan daerah mencatat ada empat poin penting yang menjadi fokus utama ke depan. Pertama, persiapan wilayah menyambut operasional jalan tol baru yang akan segera terhubung.

Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Mohamad Hasan Asari, memaparkan bahwa arah perencanaan ini dirancang untuk merespons dinamika pertumbuhan wilayah dan kebutuhan masyarakat perkotaan secara bertahap, Senin (2/11/2026).

Empat poin fokus strategi pembangunan tersebut meliputi:
• Kesiapan Wilayah Tol Bocimi: Mempersiapkan pembangunan strategis sebagai dampak dari operasional jalan tol baru yang akan segera terhubung untuk mendorong pertumbuhan wilayah.
• Pusat Ekonomi Baru: Mengaktifkan titik-titik keramaian dan potensi ekonomi baru yang tumbuh secara mandiri mengikuti dinamika masyarakat.
• Kawasan Industri Lokal: Menyiapkan kawasan khusus industri guna membuka lapangan pekerjaan baru sekaligus menekan angka pengangguran.
• Optimalisasi Ekonomi Kreatif: Mengembangkan sektor kreatif perkotaan yang dinilai paling relevan dan potensial untuk dikembangkan secara berkelanjutan dengan dukungan inovasi lintas dinas.

Selain itu, pihak Bappeda mencatat ada ribuan gagasan inovatif dari berbagai kantor dinas yang saat ini sedang melalui proses kurasi. Pemerintah juga berencana membentuk tim khusus dari aparatur yang pernah berprestasi untuk membagikan pengalaman dan ilmunya kepada perangkat daerah lainnya.

(Rsd)