ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki melantik dan mengambil sumpah jabatan 62 pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di Ruang Utama Setda Kota Sukabumi, Senin (2/11/2026).
Dalam pelantikan yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Andang Tjahjandi tersebut, Ayep meminta para pejabat segera bekerja menangani sejumlah persoalan yang masih dihadapi Kota Sukabumi.
Sebanyak 62 pejabat yang dilantik terdiri dari 10 pejabat eselon III, 30 pejabat eselon IV, dan 22 pejabat fungsional. Penataan jabatan itu dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja pemerintahan.
Dalam arahannya, Ayep menyebut ada tiga persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama seluruh perangkat daerah, yakni stunting, pengangguran, dan kemiskinan.
Berdasarkan data yang disampaikan, hingga Semester I 2026 terdapat 1.626 kasus stunting di Kota Sukabumi. Kecamatan Baros menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi sebanyak 433 kasus, disusul Warudoyong 366 kasus, Cibeureum 239 kasus, Citamiang 165 kasus, Lembursitu 157 kasus, Cikole 153 kasus, dan Gunung Puyuh 113 kasus.
Selain itu, data agregat kependudukan menunjukkan sebanyak 10.367 warga berusia 18 hingga 35 tahun berstatus belum atau tidak bekerja.
Menurut Ayep, seluruh perangkat daerah perlu bergerak bersama untuk mencari solusi terhadap persoalan tersebut. Ia berharap para pejabat yang baru dilantik dapat bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing serta menghadirkan hasil yang dirasakan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Ayep juga mengingatkan pentingnya kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan. Ia meminta aparatur bekerja secara profesional, mengelola anggaran dengan baik, serta memberikan pelayanan yang sama kepada seluruh masyarakat.
Menurutnya, setiap warga berhak memperoleh layanan pemerintah tanpa membedakan latar belakang maupun kondisi sosial. Pelayanan juga perlu memperhatikan kelompok rentan dan penyandang disabilitas agar seluruh masyarakat memperoleh akses yang sama.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dibuktikan melalui kerja nyata,” kata Ayep.
Ia menambahkan, keberhasilan pemerintah daerah tidak hanya diukur dari program yang disusun, tetapi juga dari hasil yang dirasakan warga dalam kehidupan sehari-hari.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi langkah awal bagi para pejabat baru untuk memperkuat kinerja birokrasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kota Sukabumi, terutama dalam upaya menekan angka stunting, memperluas kesempatan kerja, dan mengurangi kemiskinan.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah posisi strategis turut mengalami pergantian. Di antaranya Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dijabat Yelly Yumaeli, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dijabat Eneng Rahmi, Sekretaris Dinas Sosial dijabat Ineu Nuraeni, serta Kepala Bagian Perekonomian Setda dijabat Nurul Leila.
Selain itu, sejumlah pejabat juga ditempatkan pada jabatan baru di lingkungan perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, hingga jabatan fungsional sebagai bagian dari penyesuaian kebutuhan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.
(Rsd)

