ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengajak para pelajar untuk mengenal sejarah, budaya, kuliner, dan potensi daerah sebagai bekal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Hal itu disampaikan Bobby saat membuka kegiatan Eduwisata Sukabumi City Tour di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Jumat (2/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 400 peserta dari Syafana Islamic School, Kabupaten Tangerang.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Sukabumi, saya mengucapkan selamat datang kepada keluarga besar Syafana Islamic School. Terima kasih sudah hadir di Kota Sukabumi,” ujar Bobby.
Dalam kegiatan itu, para siswa diajak melihat lebih dekat berbagai kekayaan yang dimiliki Kota Sukabumi. Selain mengunjungi lokasi bersejarah, peserta juga dijadwalkan mengenal kuliner khas Sukabumi, termasuk proses pembuatan mochi.
Menurut Bobby, perjalanan wisata bisa menjadi sarana belajar yang menyenangkan karena peserta tidak hanya menikmati suasana baru, tetapi juga memperoleh pengalaman dan pengetahuan dari tempat yang dikunjungi.
Ia juga memperkenalkan salah satu budaya khas Kota Sukabumi, yakni bola leutik seuseukeut atau Boles yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda tingkat nasional dan masuk Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Selain mengenalkan sejarah dan budaya, Bobby mengingatkan pentingnya menggunakan media sosial secara bijak. Generasi muda, kata dia, perlu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat.
“Jadikan media sosial sebagai media untuk mengampanyekan kebaikan, belajar untuk memvalidasi berita, mengecek fakta dan data. Itu penting,” katanya.
Menurut Bobby, kemajuan teknologi dan kecerdasan artifisial membuka banyak peluang bagi generasi muda. Meski demikian, para pelajar tetap perlu mengenal sejarah, budaya, lingkungan, dan identitas daerahnya.
Ia berharap para siswa dapat mengambil pelajaran dari setiap kegiatan yang diikuti, termasuk saat berkunjung ke Gedung Juang 45 yang menjadi salah satu saksi perjalanan sejarah di Kota Sukabumi.
“Awali segala sesuatu dengan niat yang baik. Niat baik insyaallah hasilnya baik. Tetap fokus, konsisten, komitmen, senantiasa berbuat baik, beramal saleh, dan bersyukur,” pesannya.
Sementara itu, Perwakilan Yayasan Syafana Islamic School, Ustaz H. Mantazakka, Lc., mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Sukabumi terhadap rombongan peserta eduwisata.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung di luar kelas sekaligus mengenal sejarah perjuangan bangsa melalui kunjungan ke Gedung Juang 45.
“Kunjungan ini tidak hanya menjadi perjalanan wisata, tetapi juga sarana belajar sejarah dan mendapatkan pengalaman langsung di luar lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Sebelum tiba di Kota Sukabumi, rombongan Syafana Islamic School terlebih dahulu mengikuti kegiatan arung jeram di kawasan Citatih. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan untuk mengikuti rangkaian Eduwisata Sukabumi City Tour.
Bobby berharap kunjungan tersebut dapat menjadi pengalaman berkesan bagi para peserta sekaligus memperkenalkan Kota Sukabumi sebagai daerah yang memiliki kekayaan sejarah, budaya, kuliner, dan destinasi wisata yang beragam.
(Rsd)
