ARAHBICARA.COM – Pengurus Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat (FSKS) se-Kabupaten Sukabumi masa bakti 2025–2030 resmi dilantik di Pendopo Sukabumi. Pelantikan ini dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Kabupaten/Kota Sehat (KKS) bersama unsur kecamatan dan Puskesmas.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, hadir sekaligus memberikan arahan. Ia mengingatkan perjalanan Kabupaten Sukabumi dalam penyelenggaraan KKS yang pernah meraih penghargaan Swasti Saba Padapa (2015), Wiwerda (2017), serta Wistara (2019, 2021, 2023). Namun capaian itu tidak berlanjut pada penilaian 2025 karena status Open Defecation Free (ODF) baru mencapai 70 persen, di bawah syarat minimal 80 persen.

“Ini yang menjadi evaluasi kita. Walaupun penilaian ke pusat sudah bagus, tetapi ketika ODF masih di bawah batas yang disyaratkan. Karena itu, capaian ini perlu menjadi perhatian bersama,” ujar Ade.

Sekda mendorong pengurus FSKS, camat, dan Puskesmas memperkuat koordinasi serta mengambil peran dalam program kesehatan di wilayah masing-masing. Menurutnya, FSKS bisa menjadi penggerak masyarakat untuk menciptakan lingkungan sehat.

Pelantikan pengurus dilakukan oleh Wakil Ketua FSKSS, Hj. Erni Ade Suryaman. Ia menegaskan bahwa kepengurusan FSKS bukan sekadar pelengkap kelembagaan.

“Pelantikan pada hari ini bukan sekadar seremonial atau formalitas belaka, melainkan titik awal pengabdian. Forum Silaturahmi Kecamatan Sehat memiliki peran strategis sebagai garda terdepan,” katanya.

Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Rakor KKS bersama kecamatan dan Puskesmas. Melalui penguatan kelembagaan dan koordinasi lintas sektor, FSKS diharapkan berkontribusi dalam peningkatan kesehatan dan kualitas lingkungan di wilayah.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmen mendorong keterlibatan unsur pemerintah, FSKS, Puskesmas, dan masyarakat untuk membangun lingkungan bersih, aman, nyaman, dan sehat.

Reporter: Cr
Redaktur: Rsd