ARAHBICARA.COM – Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kota Sukabumi mengadakan Rapat Pemenuhan Data Kuesioner Indeks Kota Toleran (IKT) Tahun 2024. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi, Selasa, 7 Januari 2024.
Rapat tersebut dihelat guna memastikan pemenuhan data yang diperlukan guna mengukur dan meningkatkan tingkat toleransi di Kota Sukabumi.
Kegiatan diikuti oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Masyarakat (DP2KBP3A), serta perwakilan dari Kabag Kesra.
Hadir pula Kabid PSDA Bappeda, Kabid Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di BKPSDM, Disdukcapil, dan Bagian Hukum. Kehadiran sejumlah pihak ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antar lembaga untuk menyukseskan pengumpulan data yang akurat.
Rapat tersebut mengemukakan bahwa Indeks Kota Toleran (IKT) merupakan alat ukur yang penting dalam menilai sejauh mana keberagaman dan toleransi dihargai serta diterapkan di kota-kota di Indonesia.
Pengumpulan data ini akan menjadi dasar bagi kebijakan-kebijakan yang lebih inklusif dan mendukung terciptanya masyarakat yang harmonis dan toleran.
Salah satu fokus utama yang dibahas dalam rapat adalah penyusunan kuesioner yang akan digunakan untuk mengumpulkan data yang mencerminkan kondisi sosial dan budaya di Kota Sukabumi.
Selama rapat, dibahas pula tentang metodologi pengumpulan data yang melibatkan beberapa indikator kunci seperti kerukunan antar umat beragama, sikap terhadap keberagaman budaya dan etnis, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial yang mendukung toleransi.
Para peserta rapat sepakat untuk memastikan bahwa seluruh data yang terkumpul dapat mencerminkan situasi yang sesungguhnya di lapangan, serta menggambarkan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah kota dan masyarakat dalam memupuk toleransi.
Rapat ini diakhiri dengan penetapan jadwal dan pembagian tugas untuk masing-masing instansi yang terlibat dalam pengumpulan data kuesioner IKT. Diharapkan, hasil pemenuhan data ini dapat digunakan untuk memperkuat kebijakan-kebijakan yang mendukung toleransi di Kota Sukabumi dan menjadikan kota ini sebagai contoh dalam keberagaman dan keharmonisan sosial.
Redaktur: Usep Mulyana

