ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, resmi membuka Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Tahun 2026 di Aula Sekretariat Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, Jalan Pramuka, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kamis (14/5/2026).
Acara ini dihadiri Kepala Kantor Cabang Dinas Wilayah V Provinsi Jawa Barat, Kepala Kementerian Agama Kota Sukabumi, perwakilan Kwartir Daerah Jawa Barat, jajaran Kwarcab Pramuka Kota Sukabumi, Kepala Dispora, Kepala Disdik, serta para camat se-Kota Sukabumi.
Dalam sambutannya, Ayep Zaki yang juga Majelis Pembimbing Cabang mengatakan Pramuka punya peran penting dalam membangun karakter bangsa.
“Pramuka harus jadi bagian dari solusi pembangunan, menjaga jati diri organisasi, dan terus berkontribusi merajut persatuan bangsa,” ucapnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai Pramuka sejalan dengan empat pilar kebangsaan. Karena itu, Pramuka diharapkan ikut aktif menyelesaikan persoalan sosial di Kota Sukabumi, seperti kemiskinan ekstrem, stunting, pengangguran, serta peningkatan pendidikan dan kesehatan.
“Selain pembangunan fisik, pemerintah juga fokus membangun sosial budaya agar kesejahteraan bisa dirasakan merata,” kata Ayep.
Wali Kota juga menekankan pentingnya penerapan nilai Pancasila, khususnya sila ketiga tentang persatuan Indonesia. Menurutnya, hal itu harus dibuktikan lewat gerakan nyata di lingkungan Pramuka.
Ayep Zaki menyampaikan rencana pembenahan Bumi Perkemahan Cikundul yang masuk program pembangunan tahun 2027–2028. Ia berharap Pramuka Sukabumi bisa menjadi garda terdepan menjaga persatuan dan tampil terbaik di tingkat daerah maupun nasional.
Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan terwujudnya “Kota Sukabumi Emas 2035” dengan indikator tidak ada stunting, kemiskinan ekstrem, pengangguran tinggi, rumah kumuh, maupun infrastruktur kumuh.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Sukabumi membuka secara resmi Muscab Gerakan Pramuka Kota Sukabumi Tahun 2026.
Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Novian Restiadi, menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan Pramuka sebagai mitra strategis pendidikan.
“Pramuka wadah pembentukan karakter. Kami berharap sinergi ini makin kuat untuk mendukung pendidikan di sekolah dan masyarakat,” ungkap Novian.
(Rsd).

