ARAHBICARA.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi terus menguatkan edukasi masyarakat tentang pentingnya kesetaraan gender melalui program Belajar Gender (BAGER). Program ini menjadi sarana pembelajaran agar masyarakat lebih terbuka, adil, dan menghormati peran setiap individu tanpa membedakan jenis kelamin.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, menegaskan bahwa pendidikan mengenai kesetaraan gender perlu dikenalkan sejak usia dini.
“Masih ada pandangan di masyarakat yang membatasi seseorang berdasarkan jenis kelamin. Padahal setiap individu memiliki kesempatan dan hak yang sama untuk berkembang,” katanya, Rabu (13/5/2026).
Agus menambahkan, sekolah memiliki peran penting dalam menanamkan nilai kesetaraan. Anak-anak perlu diberi kebebasan memilih kegiatan, menentukan cita-cita, hingga mengambil peran kepemimpinan tanpa stigma ataupun stereotipe gender.
Selain edukasi, DP3A juga menyoroti dampak negatif dari ketidaksetaraan gender, seperti stereotipe sosial, keterbatasan akses ekonomi, hingga tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Melalui program BAGER, diharapkan masyarakat semakin memahami bahwa gender bukan hanya soal perbedaan biologis, tetapi juga peran sosial yang terbentuk dari lingkungan dan budaya.
(Rsd).

