ARAHBICARA.COM || Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) bagi remaja di SMAN 1 Warungkiara, Rabu (24/6/2026). Kegiatan tersebut mendapat sambutan antusias dari para siswa dan siswi yang mengikuti seluruh rangkaian acara.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, masa pubertas, pergaulan sehat, serta berbagai risiko yang dapat mengancam masa depan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Desi Wulandari dan Arini. Keduanya memaparkan berbagai informasi penting terkait kesehatan reproduksi remaja, termasuk pemahaman mengenai masa pubertas, Triad Kesehatan Reproduksi Remaja yang meliputi seksualitas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS, serta pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi.

Selain itu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter remaja yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab dalam menghadapi berbagai tantangan perkembangan zaman.

Kepala Bidang Keluarga Berencana DPPKB Kabupaten Sukabumi, Feri Budiman, dalam arahannya menegaskan pentingnya peningkatan literasi kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja. Menurutnya, pengetahuan yang memadai akan menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang semakin kompleks.

“Remaja harus mampu menjaga diri dari berbagai perilaku berisiko, menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan moral, serta memiliki perencanaan masa depan yang baik agar dapat tumbuh menjadi generasi yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat aktif mengikuti sesi penyampaian materi maupun diskusi. Berbagai pertanyaan diajukan peserta terkait kesehatan reproduksi, pergaulan remaja, hingga upaya menjaga kesehatan diri di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, peserta diharapkan mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, menjalani pergaulan yang sehat, menjauhi penyalahgunaan NAPZA, serta memiliki kesadaran untuk merencanakan masa depan secara bertanggung jawab.

DPPKB Kabupaten Sukabumi berharap kegiatan edukatif semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai langkah preventif dalam membentuk generasi muda yang sehat, berkarakter, dan mampu mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari.