ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai mematangkan persiapan Program Sekolah Rakyat untuk Tahun Ajaran 2026/2027. Program ini ditujukan membuka akses pendidikan bagi warga kurang mampu sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menyampaikan bahwa program ini tidak hanya soal pendidikan, tapi juga menyentuh kehidupan sosial warga.
“Sekolah Rakyat ini bukan hanya memberi akses belajar untuk anak-anak, tapi juga membawa dampak sosial bagi keluarga. Kami ingin masyarakat mendapat layanan pendidikan yang layak dan merata,” katanya, Rabu (20/5/2026).
Saat ini, proses penerimaan siswa baru sudah dimulai dengan kuota sekitar 60 anak. Pemkab juga menyiapkan pembangunan gedung permanen agar kegiatan belajar bisa berjalan lebih baik.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menuturkan pihaknya tengah mempercepat pemenuhan sarana pendukung.
“Kami fokus pada pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat supaya kegiatan belajar lebih nyaman,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Ir. Toha Wildan Athoilah, menambahkan pentingnya perencanaan matang agar program berjalan tepat sasaran.
“Program ini bukan hanya untuk sekarang, tapi juga investasi jangka panjang meningkatkan kualitas SDM di Sukabumi,” ungkapnya.
Ia menekankan kerja sama lintas perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan, mulai dari perencanaan, pembangunan, hingga pelaksanaan.
Dengan persiapan yang terus dilakukan, Pemkab Sukabumi menunjukkan komitmen menghadirkan pendidikan inklusif bagi masyarakat rentan sekaligus mendorong kualitas hidup warga.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

