ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengajak tenaga kesehatan untuk terus memperkuat pelayanan kesehatan primer di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor kesehatan, termasuk keterbatasan anggaran.
Pesan tersebut disampaikan Masykur saat menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 yang diikuti kalangan dokter di Kabupaten Sukabumi.
Menurut Masykur, pelayanan primer masih menjadi ujung tombak dalam memberikan akses layanan kesehatan kepada masyarakat. Karena itu, penguatan kompetensi tenaga medis dan kerja sama berbagai pihak perlu terus dilakukan.
“Bagaimana layanan harus tetap optimal di tengah kondisi yang ada saat ini. Tuntutan pelayanan sangat tinggi, sementara berbagai keterbatasan juga harus dihadapi bersama,” katanya. Kamis (1/10/2026).
Ia mengatakan pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk organisasi profesi, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
“Atas nama Dinas Kesehatan dan Pemerintah Daerah, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada IDI Kabupaten Sukabumi dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.
Masykur menilai organisasi profesi memiliki peran penting dalam membantu peningkatan kapasitas dan kompetensi dokter. Karena itu, ruang kolaborasi antara pemerintah dan organisasi profesi perlu terus diperluas.
Menurutnya, pelayanan kesehatan yang baik tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kerja sama berbagai unsur yang terlibat dalam bidang kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Masykur juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan data dalam pelayanan kesehatan. Saat ini, kata dia, berbagai program kesehatan sudah terintegrasi dengan sistem digital sehingga membutuhkan kemampuan adaptasi dari para tenaga kesehatan.
“Bagaimana membuka pelayanan primer dengan pemanfaatan teknologi dan data. Kolaborasi menjadi kunci agar pelayanan kesehatan bisa terus berkembang,” katanya.
Selain penguatan teknologi, ia berharap kegiatan ilmiah yang diikuti para dokter dapat menghasilkan gagasan dan inovasi yang dapat diterapkan langsung dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Diskusi dan praktik baik yang dibagikan dapat menjadi inspirasi untuk memperbaiki pelayanan primer di masing-masing tempat pelayanan,” tuturnya.
Masykur kembali menyampaikan apresiasi kepada para dokter dan seluruh pihak yang terus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, sinergi yang terbangun selama ini menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan kesehatan di masa mendatang.
Reporter: Cr
Redaktur: Rsd
