ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana melepas sembilan aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purnatugas per 1 Oktober 2026 di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, Rabu (30/9/2026).
Dalam kegiatan yang dihadiri BKPSDM Kota Sukabumi, PWRI, Bank BJB, dan jajaran Pemkot Sukabumi itu, Bobby menyampaikan penghargaan kepada para ASN yang telah mengakhiri masa pengabdiannya. Di antara sembilan ASN yang memasuki masa pensiun terdapat Kepala Dinas Sosial serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sukabumi.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian Bapak dan Ibu selama menjadi ASN. Ini bukan waktu yang sebentar. Banyak pengalaman dan kontribusi yang telah diberikan untuk masyarakat. Semoga seluruh pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi Kota Sukabumi,” kata Bobby.
Menurut Bobby, masa purnatugas bukan akhir dari kontribusi seseorang di tengah masyarakat. Pengalaman yang dimiliki para ASN diharapkan tetap dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial, kemasyarakatan, maupun lingkungan sekitar.
Ia berharap para pensiunan ASN tetap sehat, aktif, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta terus memberikan manfaat melalui pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki.
Selain menyampaikan pesan kepada ASN yang memasuki masa purnatugas, Bobby juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang sedang dihadapi Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya terkait kondisi keuangan daerah pada 2026.
Ia mengatakan kebijakan efisiensi anggaran membuat pemerintah daerah harus lebih cermat dalam mengelola keuangan, menentukan program prioritas, serta mencari sumber penerimaan yang dapat memperkuat kemampuan fiskal daerah.
Menurut dia, ruang fiskal yang terbatas menjadi tantangan tersendiri agar pembangunan tetap berjalan dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Karena itu, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi salah satu langkah yang terus didorong oleh Pemkot Sukabumi.
“Pemerintah daerah saat ini menghadapi tantangan yang cukup besar, terutama dalam kondisi efisiensi anggaran. Karena itu, kita harus berupaya meningkatkan PAD agar tidak terus bergantung pada transfer dari pemerintah pusat. Ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk mewujudkan Kota Sukabumi yang lebih mandiri,” ujar Bobby.
Ia menilai peningkatan PAD perlu didukung dengan pengelolaan potensi daerah yang lebih optimal, kepatuhan wajib pajak, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dengan bertambahnya pendapatan daerah, kata dia, pemerintah memiliki ruang yang lebih besar untuk membiayai pembangunan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Bobby mengatakan Pemkot Sukabumi saat ini masih dihadapkan pada berbagai pekerjaan rumah, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga pengembangan sektor pariwisata yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.
“Kami memohon doa dari Bapak dan Ibu semua agar kami diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah ini. Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan dan masih banyak hal yang perlu ditingkatkan. Mudah-mudahan setiap ikhtiar yang dilakukan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Sukabumi,” ucapnya.
Pada akhir sambutannya, Bobby kembali menyampaikan apresiasi kepada sembilan ASN yang memasuki masa purnatugas. Ia berharap masa pensiun menjadi awal kehidupan baru yang tetap produktif, membahagiakan, dan penuh keberkahan.
“Semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, dan dilimpahkan rezeki. Mari kita terus saling mendoakan. Mudah-mudahan ke depan kita dapat bertemu kembali dalam keadaan sehat dan tetap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.
(Rsd)
