ARAHBICARA.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan masyarakat yang dirangkaikan dengan layanan kesehatan. Hal ini terlihat saat Festival Bonsai di Alun-Alun Jampangtengah, yang juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis, pasar pangan murah, pelayanan administrasi kependudukan, hingga pajak kendaraan keliling, Sabtu (19/9/2026).

“Tata kelola puskesmas harus kuat agar pelayanan semakin hebat dan masyarakat sehat,” ujar Masykur. Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala di seluruh puskesmas untuk memastikan mutu pelayanan berjalan sesuai kebutuhan warga.

Festival bonsai sendiri dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar. Dalam sambutannya, ia menyebut bonsai bukan sekadar hobi, melainkan peluang ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
“Di era modern ini, bonsai telah bermutasi menjadi sebuah ekosistem ekonomi kreatif dan komoditas hortikultura yang sangat strategis,” kata Bupati.

Acara ini digelar berkat kolaborasi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dengan komunitas Rumah Bonsai Indonesia (Rubi) Sukabumi. Camat Jampangtengah Ikhsan Muchlis Sani menyebut kegiatan ini menjadi ruang bagi pengrajin dan pecinta bonsai untuk menampilkan karya terbaik.

“Mudah-mudahan nanti kalau orang luar, seperti orang Jakarta, mencari bonsai itu ingatnya adalah Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Selain pameran bonsai dan layanan kesehatan, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial berupa paket sembako, kursi roda, bantuan penanganan stunting, serta bantuan tanggap darurat bagi warga Desa Nangerang yang terdampak kebakaran.

Bupati Asep Japar berharap seluruh rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi menjadi momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.

“Ngalongok dulur di lembur, ngaraketkeun silaturahmi, babarengan ngawangun Sukabumi anu Mubarokah,” tandasnya.

Reporter: Cr
Redaktur: Rsd