ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana menerima kunjungan silaturahmi sekaligus penjajakan kerja sama di bidang ketenagakerjaan, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, dan pertukaran budaya dengan pihak Jepang. Pertemuan berlangsung di Ruang Utama Balai Kota Sukabumi, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Novian Restiadi serta Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Sukabumi.

Kunjungan ini menjadi momentum mempererat hubungan Kota Sukabumi dengan Jepang sekaligus membahas peluang peningkatan kompetensi masyarakat, pendidikan bahasa Jepang, kesiapan kerja, hingga penempatan tenaga kerja resmi sesuai aturan.

“Kami tentu menyambut dalam rangka Kota Sukabumi juga sedang fokus untuk mengirimkan Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri, tentunya dengan aturan dan regulasi yang sah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan arahan kementerian,” katanya. Kamis (17/9/2026).

Bobby menyebutkan, LPK Global Partner di Baros telah berperan dalam pemberangkatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Jepang sejak 2022. Hingga kini, sekitar 300 warga telah berangkat, meski tidak seluruhnya berdomisili di Kota Sukabumi.

Salah satu peluang yang dibahas adalah penempatan tenaga perawat untuk lansia maupun tenaga keperawatan di rumah sakit Jepang. Bobby menilai potensi ini bisa dikembangkan dengan memanfaatkan lulusan keperawatan di Kota Sukabumi.

“Kalau memang sudah memiliki pengalaman untuk keperawatan melalui pendidikan di sini, tinggal melatih bahasa Jepangnya saja. Kurang lebih seperti itu,” jelasnya.

Selain ketenagakerjaan, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan pendidikan, pelatihan, pertukaran informasi kebutuhan tenaga kerja, serta pertukaran budaya Indonesia – Jepang.

Bobby menambahkan, LPK terkait telah bekerja sama dengan SMA Negeri 5 Kota Sukabumi untuk mempersiapkan siswa yang berminat bekerja di Jepang. Ke depan, kerja sama serupa diharapkan melibatkan STIKes dan UMMI.

Bobby menegaskan, setiap penempatan PMI harus melalui jalur resmi dengan memperhatikan regulasi. Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Tenaga Kerja akan menindaklanjuti pembahasan lewat audiensi dengan pihak terkait.

“Insyaallah melalui Pak Kadisnaker akan dilakukan audiensi-audiensi. Untuk yang lain-lainnya disesuaikan nanti,” pungkasnya.

(Rsd)