ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat komitmen penanganan masalah sosial melalui kegiatan Kampung Sosial yang digelar di Taman Cikondang, Selasa (7/4/2026), bertepatan dengan Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, hadir bersama Ketua TP-PKK Ranty Rachmatilah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mempercepat program penanganan stunting, pengentasan kemiskinan, dan pengurangan pengangguran dengan cara kolaborasi lintas sektor.
“Kami ingin memastikan pelayanan sosial hadir langsung di tengah masyarakat. Penanganan stunting, kemiskinan, hingga pengangguran harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan,” kata Ayep Zaki.
Kegiatan ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Forkopimda, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Sosial RI, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), hingga perangkat daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan menghadirkan layanan sosial yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Selain fokus pada kesehatan dan kemiskinan, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan langkah untuk mengurangi pengangguran. Caranya dengan memperkuat pendidikan berbasis kerja serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja agar lebih siap bersaing.
Sebagai inovasi, pemerintah menghadirkan program qordul hasan, yaitu pinjaman tanpa bunga bagi pelaku usaha ultramikro. Skema ini diharapkan membuka akses permodalan yang lebih inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecil.
Menurut Ayep Zaki, Kampung Sosial menjadi strategi untuk mempercepat pemerataan kesejahteraan melalui pelayanan berbasis wilayah.
“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, termasuk dengan sektor filantropi, agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tuturnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Sukabumi menargetkan terwujudnya kota yang maju secara ekonomi sekaligus berkeadilan sosial, sesuai visi menjadikan Sukabumi sebagai “kota sosial” yang inklusif dan berdaya.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

