ARAHBICARA.COM – Aksi bersih-bersih pasca libur panjang Idul Fitri 1447 H/2026 M di jalur wisata Palabuhanratu–Cisolok tak hanya menjadi urusan estetika lingkungan. Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, ini adalah langkah penting mencegah ancaman penyakit.
Di tengah keterlibatan lintas instansi, jajaran Dinas Kesehatan turut dikerahkan langsung ke lapangan dalam aksi korve yang digelar Kamis (2/4/2026).
Mereka tidak hanya membantu pembersihan, tetapi juga memastikan kondisi lingkungan tetap aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, menegaskan bahwa lonjakan sampah pasca-Lebaran berpotensi memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak segera ditangani.
“Lingkungan yang kotor bisa menjadi sumber penyakit, mulai dari diare, infeksi kulit, hingga penyakit berbasis lingkungan lainnya. Karena itu kami ikut terlibat langsung dalam aksi ini,” ujarnya.
Menurutnya, kawasan wisata seperti Pantai Citepus dan Karanghawu yang dipadati wisatawan sangat rentan terhadap penumpukan sampah, terutama sisa makanan dan plastik yang dapat menjadi sarang bakteri.
“Kalau dibiarkan, bukan hanya merusak pemandangan, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat. Ini yang harus kita cegah bersama,” jelasnya.
Aksi bersih-bersih ini menjadi bagian dari gerakan terpadu Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang melibatkan ratusan personel di delapan titik strategis sepanjang jalur wisata.
Selain membersihkan sampah, Dinas Kesehatan juga mengingatkan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di tengah masyarakat.
Masykur Alawi pun mengajak wisatawan dan warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama saat beraktivitas di ruang terbuka.
“Kesehatan itu berawal dari lingkungan. Kalau lingkungannya bersih, masyarakatnya juga akan sehat. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Melalui keterlibatan Dinas Kesehatan, aksi korve ini semakin menegaskan bahwa kebersihan bukan hanya soal keindahan, tetapi juga benteng utama dalam menjaga kesehatan masyarakat di kawasan wisata unggulan Sukabumi.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

