ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki membuka sekaligus memberikan arahan pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) di Kelurahan Karamat, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang digelar melalui Dana Kelurahan berlangsung di Halaman Parkir Posyandu Tunas Harapan VII, RW 07 Kopeng, Kelurahan Karamat. Para Ketua RT dan RW se-Kelurahan Karamat hadir bersama Camat Gunungpuyuh, Lurah Karamat, narasumber, serta jajaran aparatur kewilayahan.
Lurah Karamat Nandar Sudrajat Sanusi, S.IP. menyampaikan bahwa Bimtek ini menjadi agenda tahunan untuk memperkuat kapasitas RT dan RW. Kelurahan Karamat memiliki 9 RW dan 38 RT.
“Semoga kegiatan ini dapat semakin memperkuat sinergitas RT dan RW dalam mewujudkan Kelurahan Karamat yang lebih maju, aman, sehat, dan sejahtera,” ujar Nandar.
Dalam arahannya, Wali Kota Ayep Zaki menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai bagian dari struktur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“RT dan RW itu merupakan bagian dari struktur pemerintahan. Karena itu, kita harus bersama-sama membangun sinergi. TNI dan Polri juga harus mendukung, karena pembangunan ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita bersama,” ucapnya.
Ayep menyampaikan komitmen Pemkot Sukabumi untuk terus memperhatikan kesejahteraan Ketua RT dan RW melalui pemberian insentif. Ia mengajak para pengurus untuk mengoptimalkan dukungan tersebut dengan pelayanan terbaik bagi warga.
Selain itu, Wali Kota mengingatkan pentingnya kesadaran membayar pajak. Pajak kendaraan bermotor, PBB-P2, pajak hotel, hingga hiburan disebut sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang kembali digunakan untuk pembangunan.
“Pajak yang dibayarkan masyarakat kembali lagi untuk masyarakat. Karena itu, mari kita bangun kesadaran bersama untuk membayar pajak,” ungkapnya.
Ayep juga mengajak warga menjaga kekompakan dan kepedulian lingkungan. Ia menyoroti persoalan pengangguran, stunting, kemiskinan ekstrem, infrastruktur, hingga pemberdayaan penyandang disabilitas yang membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Pemkot Sukabumi turut mendorong program Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) sebagai peluang kerja baru. Program ini diharapkan mampu mengurangi pengangguran sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota menilai setiap program harus dikelola dengan perencanaan, indikator keberhasilan, dan evaluasi berkala agar manfaatnya nyata bagi warga. Ia mengapresiasi Kelurahan Karamat atas penyelenggaraan Bimtek yang menjadi ruang penting menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama memperkuat kolaborasi antara pemerintah, RT/RW, dan masyarakat demi mewujudkan Kelurahan Karamat yang maju, aman, sehat, dan sejahtera.
(Rsd)
