ARAHBICARA.COM — Anggota Komisi XIII DPR RI, Muslim Ayub, melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh, Kamis (3/9/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi Lapas sekaligus meninjau pelaksanaan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Selain meninjau fasilitas dan kegiatan pembinaan, kunjungan tersebut juga menjadi momentum bagi Muslim Ayub untuk menyikapi sejumlah isu strategis dan krusial yang berkembang terkait penyelenggaraan pemasyarakatan.

Dalam kunjungannya, Muslim Ayub meninjau sejumlah fasilitas dan aktivitas di lingkungan Lapas Kelas IIA Banda Aceh. Peninjauan diawali dengan melihat area mini zoo, kemudian dilanjutkan ke Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) untuk mengamati langsung aktivitas para WBP.

Di area Giatja, ia melihat berbagai kegiatan keterampilan yang dilakukan warga binaan, salah satunya pembuatan lemari.

Muslim Ayub mengapresiasi semangat para WBP yang mengikuti kegiatan pembinaan dan memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana untuk mengembangkan keterampilan.

Menurutnya, kegiatan produktif seperti pelatihan keterampilan kerja memiliki peran penting dalam proses pembinaan. Keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal bagi warga binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Pembinaan keterampilan seperti ini penting karena warga binaan harus memiliki bekal ketika nantinya kembali ke masyarakat. Kita ingin mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga mendapatkan kemampuan yang bermanfaat,” ujar Muslim Ayub.

Muslim Ayub: Kondisi di Lapas Tak Sesuai Isu Beredar

Setelah peninjauan lapangan, kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan pengarahan di Aula Lapas Kelas IIA Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, berlangsung pula sesi tanya jawab antara Muslim Ayub dengan jajaran Lapas terkait pelaksanaan tugas, kondisi pemasyarakatan, serta berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan.

Dalam arahannya, Muslim Ayub mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan untuk menjaga institusi dan meningkatkan integritas dalam menjalankan tugas.

“Mari sama-sama kita menjaga instansi kita agar terhindar dari isu-isu negatif,” ujar Muslim Ayub.

Menanggapi sejumlah isu negatif yang berkembang di luar terkait kondisi Lapas, Muslim Ayub mengatakan hasil peninjauan langsung yang dilakukannya tidak menunjukkan kondisi sebagaimana isu yang beredar.

“Saya bisa pastikan di sini tidak sesuai dengan isu-isu yang beredar di luar,” tegasnya.

Menurutnya, kunjungan lapangan penting dilakukan untuk memastikan informasi yang berkembang dapat dilihat dan dikonfirmasi berdasarkan kondisi faktual, bukan hanya berdasarkan informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Kalau ada informasi atau isu yang berkembang, tentu harus kita lihat langsung. Dengan begitu, kita bisa mendapatkan gambaran yang objektif berdasarkan kondisi sebenarnya di lapangan,” katanya.

Dorong Pembinaan WBP Terus Ditingkatkan

Muslim Ayub juga mendorong jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam pembinaan terhadap warga binaan.

Ia menilai pembinaan yang dilakukan secara konsisten menjadi bagian penting dalam mempersiapkan WBP agar dapat kembali menjalani kehidupan secara baik setelah menyelesaikan masa pidananya.

Selain itu, ia meminta jajaran pemasyarakatan tetap menjaga integritas dan kepercayaan publik terhadap institusi.

Menurutnya, keterbukaan, profesionalisme, dan pelaksanaan tugas sesuai aturan menjadi hal penting untuk memastikan penyelenggaraan pemasyarakatan berjalan dengan baik.

Kunjungan kerja Anggota Komisi XIII DPR RI tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama jajaran Lapas Kelas IIA Banda Aceh.***