ARAHBICARA.COM – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi menggelar Majelis Ta’lim Aparatur sebagai upaya memperkuat keimanan dan ketakwaan pegawai. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (6/11/2026) itu menghadirkan mubalig Ust. Ahmad Dedi Mulyadi.
Dalam tausiyahnya, Ust. Ahmad Dedi Mulyadi mengajak seluruh pegawai untuk menjalani kehidupan dengan berpegang pada nilai-nilai agama, menjaga amanah, serta mencari keberkahan dalam setiap aktivitas, baik di lingkungan keluarga maupun tempat kerja.
Ia menyampaikan bahwa setiap orang tentu menginginkan kehidupan yang baik. Namun menurutnya, kebahagiaan tidak hanya diukur dari banyaknya harta atau kemudahan yang dimiliki, melainkan dari keberkahan yang diberikan Allah SWT.
“Keberkahan merupakan bertambahnya kebaikan, manfaat, dan ketenangan dalam kehidupan sehingga apa yang dimiliki dapat membawa maslahat bagi diri sendiri, keluarga maupun lingkungan sekitar,” katanya di hadapan peserta majelis.
Ust. Ahmad Dedi Mulyadi juga mengingatkan pentingnya menjadikan setiap aktivitas sebagai bagian dari ibadah. Menurutnya, pekerjaan, kehidupan keluarga, hingga hubungan sosial dapat bernilai ibadah apabila dilakukan dengan niat yang baik dan sesuai tuntunan agama.
Ia kemudian mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Al-A’raf ayat 96.
“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.”
Selain membahas keberkahan, jamaah juga diajak untuk selalu bersyukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Rasa syukur, kata dia, tidak hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga lewat tindakan yang baik serta penggunaan nikmat untuk hal yang bermanfaat.
Dalam kesempatan itu, para pegawai juga diajak untuk terus menambah ilmu pengetahuan. Ust. Ahmad Dedi Mulyadi mengatakan proses belajar tidak dibatasi usia maupun latar belakang pendidikan.
“Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim,” ujarnya mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Ibnu Majah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghargai saat menghadapi perbedaan pendapat, termasuk dalam persoalan keagamaan. Menurutnya, perbedaan seharusnya menjadi jalan untuk memperluas wawasan dan mempererat persaudaraan.
Pada kesempatan yang sama, Ust. Ahmad Dedi Mulyadi menyampaikan pentingnya menjaga kualitas ibadah, terutama salat. Ia menjelaskan bahwa Islam memberikan kemudahan bagi umatnya dalam menjalankan ibadah, termasuk adanya keringanan bagi umat Islam yang sedang melakukan perjalanan.
Tidak kalah penting, ia mengajak peserta untuk menjaga keharmonisan keluarga. Menurutnya, keluarga yang dibangun dengan landasan keimanan dapat menjadi sumber ketenangan dan dukungan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menjelang akhir tausiyah, ia mengingatkan jamaah tentang kehidupan akhirat dan pentingnya mempersiapkan bekal amal saleh sejak dini.
“Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak dibalas kecuali dengan apa yang telah kamu kerjakan,” katanya mengutip Surat Yasin ayat 54.
Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, mengatakan kegiatan Majelis Ta’lim Aparatur menjadi salah satu sarana pembinaan bagi pegawai agar nilai-nilai keagamaan dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh aparatur sehingga dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, jujur, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Amir Hamzah.
Menurutnya, pelayanan publik yang baik perlu didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki integritas dan sikap yang baik dalam menjalankan amanah.
Melalui kegiatan tersebut, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi berharap para pegawai dapat terus meningkatkan kualitas diri, baik dalam kehidupan pribadi maupun saat memberikan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Dengan begitu, pelayanan yang diberikan dapat berjalan lebih baik, ramah, dan sesuai kebutuhan warga.
Reporter: Cr
Redaktur: Rsd

