ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki memastikan Pemerintah Kota Sukabumi akan menanggung biaya pengobatan warga yang terdeteksi mengidap tuberkulosis (TBC) hingga dinyatakan sembuh.
Pernyataan itu disampaikan Ayep saat meninjau kegiatan tracing TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut digelar Dinas Kesehatan Kota Sukabumi melalui wilayah kerja Puskesmas Tipar.
Menurut Ayep, pemerintah daerah akan memberikan obat secara gratis kepada warga yang terdiagnosis TBC agar proses pengobatan dapat berjalan sampai selesai.
“Apabila ditemukan nanti masyarakat yang terkena penyakit TBC, kita akan rawat, kasih obat sampai tuntas. Pemkot akan memberi obat gratis, gratis,” tegas H. Ayep Zaki.
Ia mengatakan saat ini terdapat lebih dari 900 kasus TBC yang menjadi sasaran penanganan. Selain itu, ada sekitar 9.300 kontak yang perlu ditelusuri dalam proses tracing.
Dari jumlah tersebut, sekitar 4.000 orang telah menjalani penelusuran kontak. Pemerintah Kota Sukabumi bersama tenaga kesehatan terus melakukan pemeriksaan untuk menemukan kasus lebih awal dan mempercepat penanganan.
Dalam kunjungan itu, Ayep juga menyerahkan satu unit ambulans baru secara simbolis untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kelurahan Tipar.
Ambulans tersebut akan dimanfaatkan untuk layanan rujukan darurat serta membantu operasional Puskesmas Tipar dalam menjangkau warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Kegiatan itu turut didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Sukabumi, Ida Halimah. Program tracing TBC dan penambahan armada ambulans diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah tersebut.
(Rsd)
