ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H Ayep Zaki menegaskan pentingnya keterlibatan aktif kader posyandu dalam menurunkan angka stunting di Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu. Hal itu ia sampaikan saat memberikan arahan dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dihadiri camat, lurah, narasumber, dan 28 kader posyandu, Rabu (16/9/2026).
“Posyandu menjadi garda terdepan untuk penanganan stunting. Data stunting harus terus di-update, misalnya untuk Kelurahan Cipanengah ada 20, harus diperbaharui datanya dan harus terus berkurang. Kalau stunting menjadi 0 kita siapkan hadiah,” ujar Ayep Zaki.
Dalam laporannya, Lurah Cipanengah Ujang Sobandi menyebut kegiatan ini merupakan program tahunan pemberdayaan masyarakat. Tujuannya meningkatkan pengetahuan dan sikap kader agar mampu memberikan pelayanan holistik di seluruh siklus hidup.
Ayep Zaki menekankan peran strategis posyandu yang bersinggungan langsung dengan tata kelola pemerintahan.
“Posyandu menjadi yang paling terdepan dalam menegakkan kebenaran, kejujuran, dan keadilan. Kita akan menjadikan asas transparansi sebagai komitmen dalam pemerintahan kota Sukabumi. Saya berkomitmen untuk menyampaikan rincian anggaran keuangan digunakan apa saja bagi masyarakat,” katanya.
Ia juga menginstruksikan agar penanganan stunting dilakukan secara terukur dengan pemutakhiran data berkala. Data di Kelurahan Cipanengah dijadikan tolok ukur efektivitas intervensi melalui rasio pendampingan kader.
Dengan pendekatan ini, pemerintah kota berharap angka stunting dapat ditekan secara signifikan, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pelayanan masyarakat.
(Rsd)
