ARAHBICARA.COM — Menyusul potensi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengarah ke wilayah Sukabumi, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengeluarkan panduan keselamatan bagi masyarakat.

Langkah ini diambil untuk melindungi warga dari berbagai risiko kesehatan akibat paparan material vulkanik.
​Berikut adalah rangkuman panduan keselamatan yang perlu diperhatikan:

1. Pengendalian di Rumah dan Lingkungan
• ​Menutup celah rumah: Masyarakat diimbau untuk merapatkan pintu dan jendela agar abu tidak masuk ke dalam ruangan.
• ​Mengamankan logistik: Sumber air dan makanan harus dilindungi dengan rapat untuk mencegah kontaminasi abu vulkanik.
• ​Cara membersihkan abu: Saat membersihkan lingkungan, basahi abu terlebih dahulu dan dilarang menyapu abu dalam kondisi kering.

2. Perlindungan Diri di Luar Rumah
• ​Menggunakan masker: Wajib mengenakan masker untuk mencegah abu masuk ke saluran pernapasan.
• ​Pelindung mata: Menggunakan kacamata pelindung guna menghindari risiko mata perih dan iritasi.
• ​Pakaian tertutup: Disarankan mengenakan pakaian tertutup untuk melindungi kulit dari paparan langsung abu.

3. Pertolongan Pertama Jika Terkena Abu
• ​Iritasi mata: Jika mata terasa perih atau kemasukan abu, dilarang mengucek mata, melainkan harus membilasnya dengan air bersih mengalir.
• ​Iritasi kulit: Segera basuh bagian kulit yang terkena paparan abu menggunakan air bersih dan sabun lembut.

4. Berkendara di Tengah Abu Vulkanik
• ​Membatasi kecepatan: Pengendara diminta membatasi kecepatan kendaraan mengingat kondisi jalan menjadi licin dan jarak pandang berkurang.
• ​Menyalakan lampu: Wajib menyalakan lampu utama kendaraan terutama saat malam hari atau ketika jarak pandang terhalang.

Masyarakat Sukabumi diimbau untuk tetap tenang serta memantau informasi resmi melalui tagar #SukabumiSiaga, #WaspadaAbuVulkanik, dan #AnakKrakatauErupsi.