ARAHBICARA.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mengingatkan masyarakat untuk waspada menghadapi musim kemarau ekstrem. Air bersih diperkirakan akan semakin sulit didapat jika tidak mulai dihemat sejak sekarang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, mengatakan kemarau sudah tiba dan membawa risiko serius.
“Cuaca panas berkepanjangan bisa memicu kekeringan, krisis air bersih, bahkan kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya, Sabtu (25/7/2026).
BPBD meminta warga menggunakan air secara bijak, hanya untuk kebutuhan penting. Selain itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah, semak, maupun lahan.
“Api kecil bisa cepat berubah jadi kebakaran besar. Kalau melihat asap atau titik api, segera laporkan ke pemerintah desa, petugas pemadam, atau BPBD,” kata Eki.
BPBD menekankan kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Hemat air, jaga lingkungan, dan hindari aktivitas yang bisa memicu kebakaran agar Sukabumi terhindar dari dampak buruk kemarau.
Reporter: Rsd
Redaktur: Rsd
