ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menilai promosi wisata bukan hanya soal destinasi, melainkan pengalaman dan cerita yang dibawa pulang pengunjung.
Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat menyambut peserta Sukabumi City Tour Batch 4 di Balai Kota, Minggu (5/7/2026) pagi.
Kalau pulang nanti membawa cerita yang menyenangkan, semoga bisa mengajak keluarga, teman, dan saudara untuk datang ke Kota Sukabumi,” kata Bobby.
Menurut Bobby, wisata bertumpu pada kesan positif. Pengunjung yang puas akan menjadi promotor paling efektif lewat cerita dari mulut ke mulut.
Karena itu, Sukabumi City Tour dirancang untuk mengenalkan identitas kota secara utuh. Peserta diajak melihat sejarah, budaya, pendidikan, hingga kehidupan masyarakat yang menjadi ciri khas daerah.
Dalam Batch 4, peserta dijadwalkan ke sejumlah lokasi.
– Pesantren Al-Fath: mengenal nilai pendidikan.
– Galeri Wayang Sukuraga: melihat karya budaya khas Sukabumi.
– Lemka: menyaksikan perkembangan seni kaligrafi.
Pemerintah menilai keberagaman destinasi ini menunjukkan daya tarik Sukabumi tidak hanya bertumpu pada alam, tetapi juga sejarah, seni, dan budaya.
Selain itu Bobby menyebut kehadiran jalan tol akan memperpendek waktu tempuh dari Jakarta dan Bandung. Hal ini diyakini bisa meningkatkan kunjungan wisatawan.
Pemerintah pun menyiapkan penguatan kualitas destinasi, pelayanan, dan pengalaman wisata agar pengunjung betah.
Melalui City Tour, Bobby berharap promosi tidak berhenti pada kegiatan. Setiap peserta diharapkan menjadi bagian dari jejaring promosi yang memperkenalkan Sukabumi ke masyarakat luas.
Di tengah persaingan antar daerah, strategi membangun pengalaman dan menghadirkan cerita diyakini menjadi modal penting bagi pariwisata Sukabumi.
(Rsd)
