ARAHBICARA.COM – Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sukabumi. Acara berlangsung lancar dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta perwakilan lembaga terkait.

Pembukaan ditandai dengan sambutan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi, Sigit Widarmadi, A.Md., SE. Hadir pula Kepala BBPVP Bandung, Dr. Reni Rosyida Muthmainnah, M.Si., M.Kes., Kepala BLK Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Nita Kusuma Dewi, SS., M.Si., serta Staf Ahli Bupati, Hj. Lina Evelin Marlina, S.IP., MM. Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, SH., MM.

Dalam sambutannya, Kepala Disnakertrans Sigit Sudarmadi menyampaikan harapan agar seluruh peserta memiliki semangat belajar tinggi. “Mari jadikan pelatihan ini sebagai batu loncatan menuju kesuksesan yang lebih besar,” ujarnya. (24/6/2026).

Pelatihan vokasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal. Program dirancang untuk memberi keterampilan praktis yang sesuai dengan kebutuhan industri, sehingga peserta dapat lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja.

Kepala BBPVP Bandung, Dr. Reni Rosyida, menambahkan bahwa pelatihan vokasi tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga mendorong inovasi.

“Kami berharap peserta mampu menciptakan ide-ide baru yang bisa diterapkan di dunia kerja maupun usaha mandiri,” katanya.

Sementara itu, Kepala BLK Disnakertrans Sukabumi, Nita Kusuma Dewi, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung pelatihan berkelanjutan. Menurutnya, BLK akan terus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan diri melalui berbagai program vokasi.

Staf Ahli Bupati, Hj. Lina Evelin Marlina, menyampaikan bahwa pelatihan vokasi menjadi salah satu strategi penting dalam menekan angka pengangguran. Ia menilai, dengan keterampilan yang relevan, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau menciptakan peluang usaha.

Sekda Kabupaten Sukabumi, H Ade Suryaman, yang membuka acara secara resmi, mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh.

“Pelatihan vokasi adalah investasi masa depan. Gunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas diri,” tuturnya.

Dukungan penuh dari pemerintah daerah dan lembaga terkait, pelatihan vokasi diharapkan mampu mencetak tenaga kerja yang kompeten, inovatif, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

(Rsd).