ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan capaian kinerja minimal 80 poin dari 26 indikator lintas perangkat daerah. Hal itu disampaikan Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, dalam Rapat Pimpinan di Oproom Sekretariat Daerah, Kamis (26/2/2026).
Rapat yang dipimpin Wali Kota bersama Wakil Wali Kota Bobby Maulana membahas evaluasi kinerja, penguatan indikator strategis, serta percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026. Hadir pula asisten daerah, kepala perangkat daerah, dan sekretaris OPD.
Ayep Zaki meminta agar seluruh indikator saling terhubung, bukan berjalan sendiri-sendiri. Menurutnya, sinergi antarperangkat daerah penting untuk menjaga konsistensi pembangunan dan meningkatkan layanan publik.
“Kita ingin seluruh indikator ini terkoneksi dan bergerak bersama. Target minimal 80 harus menjadi standar kinerja kita,” tegasnya.
Selain itu, ia menekankan perlunya inovasi strategis, terutama dalam program penurunan stunting dan optimalisasi sektor penghasil PAD. Target PAD tahun 2026 diproyeksikan Rp650 miliar. Pada Januari 2026, realisasi PAD naik 16 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dalam rapat, sejumlah perangkat daerah memaparkan capaian terbaik, seperti Dinas Kesehatan dan Disdukcapil yang menampilkan inovasi layanan dan strategi peningkatan kualitas pelayanan.
Rapim juga dirangkaikan dengan peluncuran produk Air Minum Dalam Kemasan TBW sebagai bagian dari penguatan unit usaha daerah.
Melalui rapat ini, Pemkot Sukabumi menegaskan komitmen menjaga tata kelola berbasis kinerja, memperkuat fiskal, dan memastikan program berjalan terukur demi percepatan pembangunan daerah.
Reporter: Aris
Reporter: Rsd

