ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmen memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat menjelang peringatan Hari Jadi Kota. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bobby Maulana saat meninjau kegiatan pengelolaan sampah di Kecamatan Gunungpuyuh, Selasa (24/2/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Bobby mengapresiasi peran aktif camat, lurah, pengurus RW dan RT, kader Posyandu, serta para ibu yang konsisten mengedukasi warga melalui media sosial terkait pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada camat yang sangat aktif membangun komunikasi dan menggerakkan warga. Ini bukti bahwa kolaborasi di tingkat wilayah berjalan baik,” ujarnya.
Menurutnya, inisiatif Komunitas Peduli Sampah menjadi contoh nyata pengelolaan dari hulu, dimulai dari rumah tangga sebelum sampah masuk ke tempat pembuangan akhir. Langkah ini dinilai efektif untuk menekan volume sampah sekaligus membangun budaya sadar lingkungan sejak dini.
Pemerintah berharap pola pengelolaan sampah berbasis masyarakat dapat diterapkan di seluruh kecamatan. Sebagai bentuk apresiasi, tiga besar pemenang lomba pengolahan sampah akan diumumkan pada 1 April mendatang bertepatan dengan Hari Jadi Kota Sukabumi. Penghargaan akan diserahkan langsung dalam karnaval di Balai Kota.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan pengurangan beban lingkungan secara signifikan sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam menjaga kebersihan kota.
“Pengelolaan sampah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi gerakan bersama. Jika dimulai dari rumah, dampaknya akan besar bagi kota kita,” kata Bobby.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

