ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menegaskan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi terhadap tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi hasil. Hal itu disampaikan saat membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Sukabumi Tahun 2026 di Ruang Rapat Bakesbangpol.
Dalam arahannya, Ayep memastikan tidak ada praktik bagi-bagi proyek maupun jabatan di lingkungan Pemkot Sukabumi. Ia juga menyebut pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan ruas jalan, menjadi prioritas utama tahun 2026. “Pembangunan harus terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat. Tidak ada ruang untuk praktik yang tidak sesuai aturan. Semua program harus mendukung pencapaian indikator pembangunan daerah,” ujarnya, Kamis (12/2/2026).
FPD Bakesbangpol 2026 dihadiri Kepala Bakesbangpol Kota Sukabumi, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan program kerja perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan Kota Sukabumi.
Mengusung tema Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM Ekonomi Kreatif dan Layanan Publik Digital, forum difokuskan pada sinkronisasi program agar sejalan dengan 26 indikator pembangunan daerah. Indikator tersebut mencakup pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi.
Ayep juga menyoroti pentingnya pembinaan organisasi kemasyarakatan (ormas) agar berkontribusi positif terhadap stabilitas sosial dan pembangunan daerah. Menurutnya, peran ormas harus diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.
Forum dilaksanakan melalui pemaparan rencana program, diskusi, dan penyelarasan prioritas kegiatan tahun 2026. Hasil forum ini akan menjadi dasar penyempurnaan perencanaan pembangunan daerah agar lebih tepat sasaran dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang semakin digital, efektif, dan mudah diakses masyarakat, sejalan dengan upaya transformasi ekonomi daerah.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

