ARAHBICARA.COM – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, memperkuat kerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) untuk meningkatkan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, terutama lewat optimalisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pertemuan berlangsung di Kantor OJK Jawa Barat, Jalan Dago, Bandung, Selasa (3/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi jajaran Pemkot Sukabumi dan diterima langsung Kepala OJK Jawa Barat, Darwisman. Fokus pembahasan diarahkan pada penyaluran KUR yang dinilai belum sebanding dengan potensi daerah, meski Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan di Kota Sukabumi sudah melampaui Rp10 triliun.

Ayep Zaki menyampaikan komitmen Pemkot Sukabumi untuk menindaklanjuti masukan OJK sebagai langkah memperkuat sektor jasa keuangan daerah. “Kami ingin memastikan potensi ekonomi lokal, terutama UMKM, benar-benar terhubung dengan akses pembiayaan yang lebih luas dan inklusif,” ujarnya.

OJK Jawa Barat menyambut baik langkah tersebut. Berdasarkan data OJK, Kota Sukabumi memiliki lebih dari 55 ribu pelaku UMKM, namun belum semuanya terakses layanan pembiayaan perbankan. Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan yang perlu dijawab lewat kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya.

Penguatan peran Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) disebut sebagai strategi utama. Forum ini diarahkan untuk membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan, termasuk pengembangan skema keuangan syariah seperti qardhul hasan dan wakaf produktif, serta dukungan terhadap sektor unggulan daerah seperti peternakan dan komoditas pangan.

Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi secara terukur dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perluasan akses pembiayaan yang sehat dan produktif.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd