ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana meninjau pengelolaan sampah terpadu berbasis sumber di Kelurahan Citamiang, Rabu (28/1/2026). Program ini jadi bagian dari sayembara pengelolaan sampah yang digelar di 33 kelurahan se-Kota Sukabumi.

Dalam kunjungan itu, Bobby melihat langsung cara warga dan perangkat kelurahan mengolah sampah sejak dari hulu. Sampah organik dipisahkan lalu diolah menjadi kompos dan pupuk kandang. Hasilnya dipakai untuk menanam sayuran yang mendukung program pencegahan stunting di posyandu.

“Ini contoh praktik baik pengelolaan sampah dari hulu. Sampah tidak hanya selesai di tempat pembuangan, tapi diolah, dimanfaatkan, dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bobby.

Sampah anorganik dikelola lewat bank sampah dan kerja sama dengan pihak swasta. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah pengolahan minyak jelantah agar punya nilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan.

Bobby menyebut cara ini bisa jadi contoh bagi kelurahan lain. Ia berharap sampah tidak lagi dianggap beban, melainkan bisa memberi manfaat, membuka peluang ekonomi, dan membawa keberkahan bagi warga.

Menurutnya Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan program ini bisa memperkuat peran masyarakat, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung pembangunan kesehatan dan ketahanan lingkungan secara berkelanjutan.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd