ARAHBICARA.COM – Wakil Wali Kota Sukabumi Boby Maulana bersama jajaran Bappeda menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lembursitu, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Musrenbang kali ini mengusung tema “Transformasi Ekonomi Melalui Penguatan SDM, Ekonomi Kreatif, dan Layanan Publik Digital”. Forum tersebut menjadi wadah untuk menampung aspirasi warga sekaligus menyelaraskan prioritas pembangunan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam kegiatan, setiap kelurahan menyampaikan 10 usulan, terdiri dari 5 program fisik dan 5 program nonfisik. Total terkumpul 25 usulan fisik dan 25 nonfisik, yang kemudian diseleksi menjadi 5 prioritas fisik dan 5 prioritas nonfisik tingkat kecamatan.
Boby Maulana menyampaikan bahwa Musrenbang adalah ruang kolaborasi agar pembangunan tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya partisipasi warga dalam proses perencanaan sehingga hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Musrenbang ruang kolaborasi untuk memastikan program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Penguatan SDM, ekonomi kreatif, dan layanan publik digital menjadi kunci transformasi ekonomi Kota Sukabumi ke depan,” ujarnya.
Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi Pembangunan (P2EP) Bappeda Kota Sukabumi, Asep Supriadi menambahkan, seluruh usulan akan dikaji berdasarkan kebutuhan wilayah, skala prioritas, dan kemampuan anggaran. Proses verifikasi dilakukan agar sesuai dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
“Setiap usulan akan diverifikasi secara teknis agar selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan visi pembangunan Kota Sukabumi,” jelasnya.
Melalui Musrenbang ini, Pemkot Sukabumi berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 berjalan inklusif, terarah, dan berkelanjutan, serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di tingkat kecamatan.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

