ARAHBICARA.COM – Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar pelatihan peningkatan kapasitas petugas penanggulangan bencana. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah sekaligus Kepala BPBD Ex-Officio, H. Ade Suryaman, di Caldera Adventure River Resort, Kecamatan Cikidang, Rabu (11/2/2026).
Pelatihan diikuti pegawai BPBD dan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dari 47 kecamatan. Suasana pembukaan berlangsung penuh semangat, mencerminkan komitmen memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana.
Dalam arahannya, Ade menyebut P2BK sebagai garda terdepan saat bencana terjadi.
“P2BK adalah ujung tombak di lapangan. Kecepatan respons, ketepatan laporan, serta kemampuan berkoordinasi menjadi kunci keberhasilan penanganan bencana. Sinergi tanpa sekat antara lapangan dan kantor harus terus diperkuat,” kata Ade.
Ia menambahkan, tantangan kebencanaan di Sukabumi menuntut aparatur yang sigap, profesional, dan mampu beradaptasi. Karena itu, peningkatan kapasitas teknis menjadi investasi penting untuk membangun sistem penanggulangan yang lebih solid.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, menuturkan pelatihan ini bertujuan menyamakan persepsi, meningkatkan keterampilan teknis, sekaligus memperkuat jejaring koordinasi antarpetugas.
“Kami ingin memastikan seluruh personel, khususnya P2BK di 47 kecamatan, memiliki standar kompetensi yang sama dalam hal pelaporan, asesmen cepat, hingga koordinasi penanganan darurat. Dengan kapasitas yang merata, respons kita di lapangan akan semakin efektif dan terstruktur,” jelas Eki.
Eki juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang tangguh dan humanis. Menurutnya, penanganan bencana bukan hanya soal prosedur, tetapi juga empati dan komunikasi kepada masyarakat terdampak.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sukabumi berharap lahir petugas kebencanaan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi berbagai ancaman.
“Bersama, kita wujudkan BPBD Kabupaten Sukabumi yang tangguh dan terpercaya,” tandanya.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

