ARAHBICARA.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi bersama Majelis Dzikir Sukabumi Mubarokah (MDSM) menggelar santunan bagi anak yatim dan dhuafa di Gedung Dakwah Islam Cisaat (GDIC), bertepatan dengan 27 Ramadhan 1477 H.
Acara yang diikuti ratusan jamaah ini dirangkaikan dengan dzikir, sholawat, dan doa bersama. Puluhan anak yatim dan dhuafa menerima santunan berupa uang tunai dan paket sembako.
Sekretaris Umum MUI Kabupaten Sukabumi, Kiai Ujang Hamdun sapa akrab Kiai Uha, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian.
“Kegiatan ini menggabungkan kekuatan dzikir dan kepedulian sosial. Kita ingin kebahagiaan Ramadhan dirasakan bersama, termasuk oleh anak yatim dan dhuafa,” ujar Kiai Uha.
Ia menambahkan, pembangunan daerah tidak cukup hanya fisik, tetapi juga harus ditopang kekuatan spiritual dan kebersamaan masyarakat.
“Kita mengetuk pintu langit melalui sholawat dan doa, sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Ini penting agar Sukabumi menjadi daerah yang penuh keberkahan dan dijauhkan dari musibah,” katanya.
Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama MDSM dengan MUI Kabupaten Sukabumi, serta dukungan BAZNAS, IPHI, dan unsur Pemerintah Daerah. Rangkaian acara meliputi pembacaan Qosidah Burdah, ratib, doa untuk keselamatan bangsa, hingga santunan bagi penerima manfaat.
Suasana berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama para ulama. Harapannya, masyarakat Sukabumi dapat meraih derajat ketakwaan yang lebih baik menjelang Idul Fitri.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

