ARAHBICARA.COM – Jemaah Salat Jumat di Masjid Al-Munawaroh, kebanggaan warga Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, lakukan Jumat perdana di bulan Syawal ini.

Khotib dan imam Ustadz Afin mengatakan perang sejatinya itu di bulan Syawal dan bulan-bulan lain, bukan di bulan Ramadhan.

“Bayangkan, syaitan dan jin dibelenggu selama 1 bulan penuh di Ramadhan, jadi fight nggak adil kalau di bulan Ramadhan. Tapi perangnya ya sekarang, usai-usai shaum,” ujar khatib.

Pertanyaan yang muncul, apakah rajin ibadah bulan ini sama dengan rajinnya ibadah saat puasa? Jadi saya selaku khotib mengajak, apa pun kebiasaan saat Ramadhan kemarin, kita lanjutin di 11 bulan ke depan.

Ustadz Afin, ingatkan jamaah Jumat untuk terus shalat fardhu yang 5 waktu, tahajud, duha, baca Al-Qur’an, shaum sunnah, dan sedekah.

Ketua DKM Al-Munawaroh Cimanggu Cikembar itu punya konsep melatih sedekah dengan rutin bagiin ratusan kue roti untuk jamaah Jumat setiap usai Jumatan.

Satu per satu jamaah menerima 1 kue roti aneka rasa, bahkan bagi yang belum sempat menerima karena pihak DKM langsung mendatangi jamaah.

Tradisi berbagi ini bukan hanya menjadi ladang pahala, tapi juga simbol kehangatan dan kepedulian antar sesama. Setiap gigitan roti yang dibagikan membawa pesan bahwa ukhuwah Islamiyah terus terjalin, tidak hanya di bulan Ramadhan.

“Dengan semangat Syawal yang masih terasa, diharapkan program-program seperti ini bisa menjadi pemicu semangat ibadah yang berkelanjutan dan menghidupkan suasana masjid sepanjang tahun,” tuturnya.

Redaktur: Usep Mulyana