ARAHBICARA.COM – RSUD Jampangkulon resmi menerima peserta Program Internship Dokter Indonesia (PIDI) dan Program Internship Dokter Gigi Indonesia (PIDGI) Angkatan I Tahun 2026, Senin (2/3/2026). Acara berlangsung di aula UOBK RSUD Jampangkulon dengan dihadiri jajaran manajemen rumah sakit serta perwakilan puskesmas jejaring.

Direktur RSUD Jampangkulon, dr. Lusi Apriani, mengatakan masa internship menjadi fase penting bagi tenaga medis muda.

“Program internship adalah jembatan antara dunia pendidikan dan praktik pelayanan kesehatan yang sesungguhnya. Kami berharap para peserta mampu menunjukkan kompetensi klinis yang baik, namun tetap mengedepankan adab, etika, dan empati kepada pasien,” ujar dr. Lusi, Selasa (3/3).

Ia menambahkan, RSUD Jampangkulon berkomitmen memberikan pembinaan dan pendampingan selama masa tugas. Kolaborasi juga dilakukan dengan Puskesmas Jampangtengah, Puskesmas Jampangkulon, dan Puskesmas Lengkong sebagai wahana praktik.

“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal keterampilan medis, tetapi juga komunikasi, tanggung jawab, dan integritas. Kami ingin peserta PIDI dan PIDGI mampu menjadi dokter yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga humanis dalam melayani,” kata dr. Lusi.

Selain itu, ia mengingatkan peserta agar mampu beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Sukabumi yang memiliki tantangan geografis dan akses layanan kesehatan tersendiri.

Kegiatan penerimaan ditutup dengan pengenalan lingkungan kerja serta koordinasi teknis pelaksanaan tugas. Dengan bergabungnya peserta PIDI dan PIDGI Angkatan I Tahun 2026, RSUD Jampangkulon berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat sekaligus mencetak tenaga medis profesional dan berintegritas.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd