ARAHBICARA.COM – RSUD Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, mengadakan kegiatan edukasi kesehatan tentang pengobatan dan pencegahan Tuberkulosis (TBC) bagi pasien rawat jalan. Acara ini berlangsung di area pelayanan rawat jalan dan diikuti pasien serta keluarga yang sedang menunggu giliran berobat, Senin (2/2/2026).

Dalam penyuluhan tersebut, dr. Irham Karim Rukmana menjelaskan bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan di masyarakat. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru, meski bisa juga mengenai organ lain.

“TBC bisa sembuh jika diobati sampai tuntas. Kalau pengobatan tidak dijalani sesuai aturan, bisa muncul resistensi obat dan kondisi pasien semakin berat,” kata dr. Irham.

Ia menambahkan, gejala TBC biasanya berupa batuk lebih dari dua minggu, kadang disertai dahak atau darah, demam, keringat di malam hari, serta penurunan berat badan. Masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami tanda-tanda tersebut.

Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) RSUD Jampangkulon menyebut kegiatan ini bertujuan agar pasien dan keluarga lebih paham tentang pencegahan, kepatuhan minum obat, dan cara memutus rantai penularan TBC.

“Dengan edukasi langsung, informasi lebih mudah dipahami dan bisa diterapkan sehari-hari. Harapannya, pasien bukan hanya sembuh, tapi juga ikut mencegah penularan,” ujar perwakilan PKRS.

Melalui kegiatan ini, RSUD Jampangkulon menunjukkan dukungan terhadap program pengendalian TBC sekaligus meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Sukabumi.

Reporter: Aris
Redaktur: Rsd