ARAHBICARA.COM – Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) bersama para pegiat literasi mengikuti kegiatan Bedah Buku bertajuk “Wawacan Perang Lahad Varian Jampang Kulon (Translasi, Transliterasi, dan Analisis Awal)” yang digelar di Kabupaten Sukabumi.

Buku tersebut disusun oleh Moh. Alnoza melalui penelusuran naskah kuno yang dilakukan oleh tim Pakidulan Eco Art. Di dalamnya berisi banyak informasi berharga, mulai dari sejarah hingga nilai literasi yang unik dan berbeda, beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, Hj. Aisyah, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi antusiasme mahasiswa maupun komunitas literasi dalam mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan bedah buku semacam ini bukan hanya menghidupkan tradisi literasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam upaya pelestarian warisan budaya lokal.

“Naskah kuno adalah bagian dari sejarah dan identitas daerah kita. Melalui kegiatan bedah buku ini, generasi muda bisa lebih mengenal akar budaya sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap literasi dengan cara yang berbeda,” Ujar Hj. Aisyah dalam keterangan resminya, Jum’at (5/9/2025).

Hj. Aisyah menekankan, pentingnya keterlibatan semua pihak dalam upaya menjaga dan melestarikan naskah kuno. Ia pun membuka kesempatan bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan naskah bersejarah agar dapat melaporkannya ke Diarpus untuk ditindaklanjuti.

“Siapa pun yang memiliki informasi terkait naskah kuno bisa menyampaikannya kepada kami. Naskah-naskah ini harus diselamatkan, dilestarikan, dan disimpan di tempat yang aman agar bisa diwariskan kepada generasi mendatang,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi wadah diskusi aktif, di mana para peserta dapat memberikan tanggapan, pertanyaan, serta pernyataan langsung terkait isi buku maupun keberadaan naskah kuno di Sukabumi.

Hj. Aisyah berharap, kegiatan literasi semacam ini terus berlanjut dan semakin melibatkan banyak kalangan, baik akademisi, komunitas seni budaya, maupun masyarakat umum.

Reporter: Juliansyah|| Redaktur: Rsd.