ARAHBICARA.COM – Muhibah Ramadan 1447 H/2026 M kembali digelar Pemerintah Kabupaten Sukabumi di sejumlah wilayah, saat ini baru tiga tempat antara lain Ponpes Darussyifa Al-Fitroh (YASPIDA) Kadudampit, Masjid Jami Al-Muhajirin Gunungguruh, hingga Masjid Jami Baeturrohman Cisaat, dan Agenda tahunan ini menjadi sarana memperkuat silaturahmi antara ulama, umaro, dan masyarakat.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar hadir bersama Wakil Bupati H. Andreas, Sekda H. Ade Suryaman, jajaran Forkopimda, serta tokoh agama. Dalam sambutannya, Asep memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinannya.

Ia menyebut angka kemiskinan berhasil ditekan hingga 6,41 persen berdasarkan data BPS 2025. Selain itu, UMK meningkat dibanding tahun sebelumnya, pembangunan 780 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) sudah terealisasi, dan rencana hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana akan dibangun di Palabuhanratu serta Gegerbitung.

“Lebih dari 100 mahasiswa telah kami fasilitasi kuliah di Universitas Nusa Putra dan kampus lainnya. Program ini bagian dari investasi SDM untuk meningkatkan kualitas Kabupaten Sukabumi,” kata Asep.

Ia menambahkan, Muhibah Ramadan bukan hanya kunjungan, tetapi juga sarana dialog langsung dengan warga.

“Muhibah Ramadhan ini instrumen monitoring dan wadah menyerap aspirasi demi mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah: Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah,” ujarnya.

Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH. Fatahillah Nadziri, menilai Muhibah Ramadan menjadi wadah penting untuk memperkuat hubungan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, ulama bisa menyampaikan masukan langsung kepada pemerintah, sementara masyarakat mendapat kesempatan berdialog terbuka,” kata KH. Fatahillah.

Ia berharap kegiatan tersebut terus dilaksanakan secara konsisten. “Ramadan adalah momentum kebersamaan. Dengan silaturahmi seperti ini, kita bisa menjaga persatuan dan memperkuat nilai keagamaan di tengah masyarakat,” ucapnya.

Kegiatan Muhibah Ramadan diisi dengan tausiyah, doa bersama, dan dialog antara pemerintah daerah dengan masyarakat. Pemerintah berharap forum ini menjadi komunikasi dua arah yang bermanfaat untuk mempercepat pembangunan Sukabumi.

Reporter:Aris
Redaktur: Rsd