ARAHBICARA.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pelestarian lahan basah. Ajakan ini disampaikan bertepatan dengan Hari Lahan Basah Sedunia yang jatuh setiap 2 Februari.
Kepala DKP Sukabumi, Dr. Gatot Sugiharto, mengatakan lahan basah punya peran besar dalam menjaga ketersediaan pangan dan keseimbangan lingkungan. Menurutnya, lahan basah bukan hanya penyangga ekosistem, tapi juga sumber penghidupan bagi petani dan nelayan.
“Kalau lahan basah rusak, dampaknya langsung terasa. Hasil pertanian bisa menurun dan risiko bencana meningkat,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Ia menambahkan, pelestarian lahan basah tidak bisa hanya dilakukan pemerintah. Perlu keterlibatan masyarakat dan kerja sama lintas sektor agar fungsi ekologis dan ekonomis tetap terjaga.
DKP juga mendorong warga untuk menghindari alih fungsi lahan yang tidak terkendali serta menerapkan pertanian ramah lingkungan. “Ketahanan pangan bukan sekadar produksi, tapi bagaimana kita merawat ekosistem yang mendukungnya,” kata Gatot.
Melalui peringatan Hari Lahan Basah Sedunia, DKP berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga keberlanjutan lingkungan dan ketersediaan pangan di Sukabumi bisa terjaga untuk jangka panjang.
Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd

