ARAHBICARA.COM – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi menyatakan dukungan penuh terhadap program TANDEM BAPER (Tinggalkan Android Dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan). Program ini dinilai mampu menumbuhkan budaya literasi sejak usia dini sekaligus mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyebut kegiatan TANDEM BAPER sejalan dengan kebijakan pendidikan daerah yang berfokus pada pembentukan karakter, peningkatan minat baca, serta penguatan kemampuan literasi peserta didik.

“Program TANDEM BAPER merupakan langkah positif dalam mendukung dunia pendidikan, khususnya bagi anak-anak TK, PAUD, dan SD. Literasi adalah fondasi utama dalam membangun kualitas sumber daya manusia, dan kebiasaan membaca harus ditanamkan sejak dini,” ujar Deden, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, perkembangan teknologi digital tidak bisa dihindari, namun penggunaannya harus disikapi bijak. Penggunaan gawai berlebihan berpotensi menghambat perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak jika tidak diimbangi dengan aktivitas edukatif.

Deden menambahkan, Dinas Pendidikan mendorong satuan pendidikan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk perpustakaan daerah, untuk menghadirkan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan mendidik.

“Kebiasaan membaca, bermain edukatif, serta berinteraksi langsung menjadi bagian penting dari proses tumbuh kembang anak,” katanya.

Ia berharap TANDEM BAPER dapat menjadi agenda berkelanjutan dan direplikasi di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi, sehingga semakin banyak anak merasakan manfaatnya.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita ingin menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, kreatif, dan memiliki kecintaan terhadap ilmu pengetahuan. Ini investasi jangka panjang bagi masa depan Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Program TANDEM BAPER disebut sebagai salah satu inovasi literasi efektif dalam mengenalkan perpustakaan sebagai ruang belajar ramah anak, sekaligus membangun kebiasaan positif di tengah pesatnya arus digitalisasi.

Reporter: Jowel
Redaktur: Rsd