ARAHBICARA.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi mengadakan rapat sosialisasi Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026 bersama perangkat daerah dan puskesmas. Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat budaya inovasi di lingkungan pemerintahan.
Sosialisasi yang berlangsung di Kota Sukabumi tersebut menghadirkan berbagai unsur perangkat daerah serta tenaga kesehatan dari puskesmas. Tujuannya jelas: mendorong pelayanan publik agar lebih adaptif, efektif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Perwakilan Bappeda Kota Sukabumi menyampaikan bahwa inovasi adalah kunci menghadapi tantangan pembangunan daerah. “Melalui IID, kami ingin memastikan setiap perangkat daerah mampu menghadirkan terobosan nyata yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat, peserta diajak memahami indikator penilaian IID, strategi penguatan inovasi, hingga langkah konkret yang bisa dilakukan masing-masing perangkat daerah. Forum ini juga menjadi wadah koordinasi untuk menyamakan persepsi dan komitmen dalam membangun ekosistem inovasi di pemerintahan.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara interaktif lewat pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Dengan cara ini, peserta diharapkan memahami secara menyeluruh mekanisme serta implementasi inovasi daerah.
Bappeda Kota Sukabumi berharap seluruh perangkat daerah dan puskesmas dapat berperan aktif menciptakan inovasi berkelanjutan. Harapannya, kualitas pelayanan publik meningkat sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Reporter: Aris
Redaktur: Rsd

